Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan penutupan dua pasar saham utamanya selama dua hari pada pekan ini untuk mengantisipasi potensi gejolak besar di pasar, menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan.
Abu Dhabi Securities Exchange dan Dubai Financial Market akan ditutup pada 2 dan 3 Maret, menurut pernyataan Otoritas Pasar Modal UEA yang disampaikan melalui email.
Otoritas tersebut menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di kawasan dan melakukan penilaian secara berkelanjutan. “Otoritas akan terus memantau perkembangan di kawasan dan menilai situasi secara berkelanjutan, serta mengambil langkah tambahan bila diperlukan,” demikian isi pernyataan itu.
Penutupan bursa ini diumumkan setelah Dubai dan Abu Dhabi dilaporkan menghadapi ratusan serangan rudal dan drone dari Iran sejak Sabtu pagi. Serangan tersebut disebut sebagai respons Iran atas serangan udara besar-besaran yang dilakukan AS dan Israel.

