BERITA TERKINI
Pasar Konvensional Tutup, Bitcoin dan Ether Menguat Saat Ketegangan AS-Israel-Iran Memanas

Pasar Konvensional Tutup, Bitcoin dan Ether Menguat Saat Ketegangan AS-Israel-Iran Memanas

Ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah pada akhir pekan memicu pergeseran cepat di pasar keuangan. Ketika bursa saham dan komoditas konvensional tidak beroperasi, sebagian pelaku pasar beralih ke aset kripto sebagai instrumen lindung nilai tercepat untuk merespons eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Berdasarkan data Bloomberg pada Minggu (1/3/2026), dua aset kripto utama menunjukkan penguatan setelah sempat tertekan di awal. Bitcoin (BTC) naik hingga 2,3% ke kisaran US$67.000, sementara Ether (ETH) menguat 2,4% ke level US$1.968.

Berbeda dari pasar modal yang memiliki jam perdagangan terbatas, pasar aset digital beroperasi 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Kondisi ini membuat pergerakan kripto kerap dipantau sebagai indikator real-time terhadap perubahan sentimen risiko global, terutama saat pasar tradisional tutup.

Di platform seperti Hyperliquid, kontrak perpetual swap untuk minyak sempat melonjak 5% ke US$70,6 per barel. Pergerakan tersebut mencerminkan kekhawatiran pasar menjelang pembukaan bursa komoditas dunia pada Senin pagi.

Jake Ostrovskis, Head of OTC Trading di Wintermute, mengatakan terbukanya pasar Bitcoin pada akhir pekan menjadikannya proksi bagi risiko pasar yang lebih luas. Ia menilai kondisi tersebut menjadi alasan mengapa lebih banyak kelas aset perlu beralih ke perdagangan 24/7.

Situasi di Timur Tengah dilaporkan memburuk setelah serangan gabungan AS-Israel ke wilayah Iran dibalas dengan serangan rudal ke sejumlah lokasi di Israel, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain. Ancaman serangan lanjutan ke pangkalan AS di Irak serta retorika Presiden Donald Trump terkait penggantian rezim di Iran turut memperdalam kekhawatiran akan meluasnya konflik regional.

Meski volume perdagangan di platform kripto masih lebih kecil dibanding pasar konvensional, perhatian dari pelaku pasar tradisional disebut meningkat. Hyperliquid, misalnya, dipandang mulai berperan sebagai “radar” untuk memantau sentimen pasar di luar jam perdagangan bursa reguler.

Selain Bitcoin dan Ether, pergerakan aset terkait komoditas versi kripto juga mengarah pada pencarian aset aman. Emas versi kripto tercatat naik 1,3% ke US$5.323 per troy ons, sementara perak versi kripto menguat 2% ke US$94,9 per troy ons, memberi sinyal awal adanya peralihan investor ke instrumen yang dianggap lebih defensif di tengah ketidakpastian yang meningkat.