PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) mencatat transaksi bernilai jumbo pada perdagangan siang, 22 Januari 2026, melalui pasar negosiasi. Dalam transaksi tersebut, sebanyak 464.173.100 saham berpindah tangan dengan harga rata-rata Rp 6.300 per saham, sehingga nilai transaksinya mencapai sekitar Rp 2,92 triliun.
Berdasarkan data pasar, Trimegah Sekuritas Indonesia menjadi fasilitator transaksi itu. Sekuritas berkode broker LG tersebut tercatat sebagai pihak yang membeli sekaligus menjual dalam transaksi negosiasi tersebut.
Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) merupakan perusahaan yang dikendalikan oleh Garibaldi 'Boy' Thohir, yang memiliki 34,68% saham TRIM.
Sementara itu, pada akhir perdagangan, saham EMAS ditutup melemah 6,3% ke level 5.950. Harga tertinggi EMAS pada hari itu mencapai 6.300, lebih rendah dibandingkan harga penutupan hari sebelumnya di 6.350.
Pergerakan saham EMAS juga terpantau menguat dalam satu bulan terakhir. Jika ditarik sejak awal Desember 2025, saham EMAS tercatat naik 59,09% dari level 3.740.
Adapun berdasarkan data per 31 Desember 2025, penerima manfaat akhir saham EMAS adalah Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono. Keduanya mengendalikan EMAS melalui PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan kepemilikan 57,66%.
Boy Thohir juga disebut secara tidak langsung memiliki EMAS melalui kepemilikan 7,46% saham MDKA. Selain itu, Boy juga menjadi pemilik saham EMAS melalui kepemilikan saham di Saratoga Investama Sedaya, perusahaan yang ia miliki bersama Edwin serta Sandiaga Salahudin Uno.

