Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus sebesar US$2,39 miliar pada Oktober 2025. Meski tetap berada di zona positif, nilai surplus tersebut mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), surplus neraca dagang pada Oktober 2025 menyusut 45% dibanding September 2025. Data ini menunjukkan bahwa kinerja perdagangan Indonesia masih mencatat kelebihan ekspor terhadap impor, namun dengan besaran surplus yang lebih kecil dari bulan sebelumnya.

