BERITA TERKINI
Program Saskia Hebat Disdukcapil Bontang Dorong Kepemilikan KIA dan Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Program Saskia Hebat Disdukcapil Bontang Dorong Kepemilikan KIA dan Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang terus memperkuat kolaborasi strategis melalui program Saskia Hebat (Semua Anak Senang dengan Kartu Identitas Anak, Hak Akses, Biodata Aman dan Terlindungi). Program ini dirancang untuk meningkatkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sekaligus membangun kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah dan pelaku usaha lokal.

Melalui Saskia Hebat, Disdukcapil menggandeng berbagai pelaku usaha di Kota Bontang untuk memberikan insentif dan potongan harga bagi anak-anak yang telah memiliki KIA. Skema ini dinilai mendorong kenaikan capaian kepemilikan KIA, sekaligus berdampak pada meningkatnya kunjungan masyarakat ke tempat usaha yang menjadi mitra.

Kepala Disdukcapil Bontang Budiman, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menimbulkan efek saling menguntungkan atau multiplier effect. Dari sisi pemerintah, peningkatan jumlah anak yang memiliki KIA akan berkontribusi pada capaian administrasi kependudukan daerah.

Sementara bagi pelaku usaha, adanya insentif berupa diskon dinilai menarik minat anak dan orang tua untuk berkunjung dan bertransaksi. Dampaknya terlihat pada bertambahnya jumlah kunjungan dan meningkatnya daya beli masyarakat.

Thamrin menegaskan, besaran diskon ditentukan sepenuhnya oleh masing-masing pelaku usaha. “Setiap pelaku usaha memiliki kebijakannya masing-masing terkait besaran diskon. Kami tidak menentukan. Misalnya ada yang memberikan potongan lima persen untuk semua produk, itu sepenuhnya menjadi kebijakan mereka,” ujarnya.

Disdukcapil menilai Saskia Hebat menjadi contoh sinergi pemerintah dan sektor swasta yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain memperkuat tertib administrasi kependudukan melalui peningkatan kepemilikan KIA, kolaborasi ini juga disebut turut menggerakkan perekonomian lokal melalui peningkatan aktivitas kunjungan ke tempat usaha.

“Harapannya, semakin banyak anak yang terdorong untuk memiliki KIA, perlindungan identitas dan akses layanan anak semakin optimal dan dunia usaha lokal terus merasakan manfaatnya,” kata Thamrin.

Sebelumnya, Disdukcapil Bontang telah berkolaborasi dengan 10 pelaku usaha di Kota Bontang, di antaranya Kenari Water Park, Toko Buku Aziz, Toko Balita, Toko Andhika Baby Shop, Yasaka Fried Chicken, Galaxi Barbershop, Mixue, dan Lembah Permai.