BERITA TERKINI
Budi Daya Ikan Kuwe di Pesisir Manado: Potensi, Proses, dan Tantangan Usaha

Budi Daya Ikan Kuwe di Pesisir Manado: Potensi, Proses, dan Tantangan Usaha

Budi daya ikan kuwe kian diminati di kawasan pesisir, termasuk di Manado, Sulawesi Utara. Komoditas ikan laut ini dikenal memiliki nilai jual tinggi dengan permintaan pasar yang relatif stabil, sehingga mendorong pelaku usaha lokal memanfaatkan potensi perairan pesisir untuk mengembangkan usaha.

Di Manado, ikan kuwe menjadi salah satu komoditas unggulan. Aktivitas budi daya banyak dilakukan di Kelurahan Sindulang I, Kecamatan Tuminting, yang dikenal memiliki perairan relatif tenang dan dinilai sesuai untuk pengembangan ikan kuwe.

Dalam jurnal Profil Usaha Budidaya Ikan Kuwe (Bobara) Menggunakan Jaring Apung di Kelurahan Sindulang I Kecamatan Tuminting Kota Manado karya Octavian Rudolf Bulele dan rekan, keberhasilan budi daya ikan kuwe dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya kualitas benih, ketersediaan sarana dan prasarana, kelayakan lokasi, permodalan, pemasaran, sumber daya manusia, serta penguasaan teknis budi daya. Selain itu, terdapat faktor penunjang berupa dukungan pemerintah, dunia usaha, dan instansi teknis terkait.

Secara umum, lokasi budi daya ikan kuwe di Manado berada di perairan pesisir yang tenang. Kondisi lingkungan seperti ini disebut mendukung pertumbuhan ikan secara optimal sekaligus memudahkan pengelolaan budi daya.

Perkembangan usaha ikan kuwe dilaporkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ini didorong permintaan pasar serta dukungan pemerintah setempat, terutama dalam pengembangan teknologi dan akses pemasaran.

Tahapan budi daya dimulai dari persiapan media serta pemilihan benih unggulan. Selanjutnya ikan dipelihara melalui pemberian pakan secara teratur disertai pemantauan kesehatan. Panen dilakukan ketika ikan mencapai ukuran ideal, kemudian hasilnya diproses untuk didistribusikan ke pasar.

Aspek lingkungan perairan juga menjadi perhatian dalam budi daya menggunakan karamba jaring apung. Jurnal Kelayakan Kualitas Air untuk Budidaya Ikan Kuwe (Caranx sp.) pada Kurungan Jaring Apung di Perairan Kelurahan Makawidey karya Yulia P. Mamesah dan rekan menekankan parameter lingkungan sebagai syarat penting yang mendukung pertumbuhan ikan kuwe. Sejumlah parameter penentu lokasi budi daya meliputi suhu, kedalaman, kecerahan, dan kekeruhan.

Dari sisi hasil, panen ikan kuwe dari Manado disebut memberi kontribusi bagi perekonomian lokal. Produktivitasnya dinilai tinggi seiring penerapan teknik budi daya yang semakin modern.

Setiap musim panen, volume produksi dilaporkan mampu memenuhi permintaan pasar regional. Kondisi ini menunjukkan potensi usaha ikan kuwe untuk terus dikembangkan.

Di pasar, ikan kuwe memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk pasar lokal maupun nasional. Selain dipasarkan dalam kondisi segar, ikan ini juga diolah dalam berbagai bentuk untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai tambah.

Meski menjanjikan, pelaku usaha menghadapi sejumlah tantangan. Kendala yang kerap muncul antara lain cuaca ekstrem, serangan penyakit, serta fluktuasi harga pakan. Situasi tersebut menuntut pelaku usaha untuk lebih cermat dan inovatif dalam mengelola risiko, di tengah peluang pengembangan yang masih terbuka.