BERITA TERKINI
Perusahaan di Da Nang Mulai Produksi Usai Libur Imlek, Targetkan Pertumbuhan 2026

Perusahaan di Da Nang Mulai Produksi Usai Libur Imlek, Targetkan Pertumbuhan 2026

Da Nang memulai awal tahun dengan aktivitas produksi yang kembali bergeliat. Pada 23 Februari, bertepatan dengan hari ke-7 Tahun Baru Imlek Tahun Kuda, sejumlah perusahaan industri di kota itu serentak kembali beroperasi setelah libur panjang.

Di komune Nui Thanh, lebih dari 10.000 pekerja yang mewakili lebih dari 60.000 karyawan Grup Truong Hai (THACO) mengikuti upacara peluncuran produksi tahun baru. Dalam kesempatan tersebut, THACO meresmikan sejumlah pabrik untuk peralatan rumah tangga, peralatan khusus, serta interior otomotif. THACO juga menggelar seremoni ekspor hampir 500 kontainer barang dari unit dan bisnis anggotanya di Vietnam Tengah melalui Pelabuhan Internasional Chu Lai.

Ketua Komite Rakyat Kota Da Nang, Pham Duc An, menyatakan dukungan pemerintah kota terhadap arah strategis, rencana, dan solusi inovatif THACO dalam kegiatan produksi dan bisnis. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa THACO akan memperkuat kemampuan internal dan meraih hasil yang lebih besar pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Ketua Dewan Direksi THACO, Tran Ba Duong, mengatakan pada 2026 grup menargetkan kontribusi lebih dari 27.000 miliar VND kepada anggaran negara, dengan lebih dari 21.000 miliar VND di antaranya di Kota Da Nang. Ia menyebut 2026 juga menjadi tahun percepatan implementasi strategi grup untuk menjadi grup industri multi-sektor dengan kehadiran regional ASEAN pada 2027.

Di Kawasan Industri Hoa Cam, suasana hari pertama bekerja setelah liburan juga terasa di Perusahaan Gabungan Ekspor Produk Kehutanan Da Nang yang mengadakan pertemuan Tahun Baru bagi pekerja dan karyawan. Direktur perusahaan, Huynh Trinh, menyampaikan sekitar 80% karyawan kembali bekerja pada 23 Februari, sementara pekerja yang berada jauh dari rumah dijadwalkan kembali paling lambat 26 Februari (hari ke-10 Tahun Baru Imlek). Setelah pertemuan tersebut, lebih dari 200 karyawan mulai memproduksi pesanan ekspor untuk Maret 2026.

Di Kawasan Industri Lien Chieu, Da Nang Rubber Joint Stock Company (DRC) memulai kembali lini produksi pertamanya pada pagi 23 Februari untuk memastikan pasokan bahan baku bagi lini produksi akhir. Perusahaan menyatakan lini produksi akhir akan melanjutkan produksi secara bersamaan pada pagi 25 Februari (hari ke-9 Tahun Baru Imlek).

Direktur Jenderal DRC, Le Hoang Khanh Nhut, mengatakan perusahaan menargetkan pertumbuhan dua digit pada 2026. Target tersebut disebutkan untuk berkontribusi pada pertumbuhan Grup Kimia Vietnam, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, serta Kota Da Nang. Ia menegaskan seluruh karyawan akan bersatu, meningkatkan kinerja produksi, dan mendorong inovasi untuk mencapai sasaran itu.

Selain perusahaan yang sudah beroperasi pada 23 Februari, sejumlah unit industri lain di Da Nang menyatakan akan kembali memulai produksi dalam beberapa hari berikutnya, dengan sinyal positif dari sisi pesanan. Direktur Ba Loc Abrasive Adhesive Manufacturing Co., Ltd. di Kawasan Industri Hoa Khanh, Nguyen Thanh Phuoc, mengatakan perusahaannya akan kembali beroperasi pada 25 Februari dengan 100% karyawan yang telah mengonfirmasi kehadiran untuk produksi.

Phuoc menambahkan, pada hari pertama kerja setelah Tết, pimpinan perusahaan akan bertemu dan menyampaikan ucapan Tahun Baru kepada para pekerja untuk membangun suasana kerja yang gembira dan antusias. Ia juga menyebut sejumlah indikator pasar pada 2026 menunjukkan pesanan produksi berpotensi tumbuh baik. “Saat ini, kami telah menerima lebih banyak pesanan untuk tahun 2026. Meskipun biaya input mungkin meningkat tahun ini, kami akan terus memantau perkembangan pasar untuk beradaptasi secara proaktif dan berupaya mencapai hasil terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur My Phuong Food Co., Ltd., Mai Thi Y Nhi, menyampaikan perusahaannya akan melanjutkan produksi pada 24 Februari (hari ke-8 Tahun Baru Imlek) dan berharap 100% karyawan kembali bekerja. Ia juga mengatakan perusahaan akan mengekspor pesanan ke pasar Malaysia pada hari yang sama.

Secara umum, kembalinya aktivitas produksi pada 23 Februari ditandai suasana kerja yang ramai dan optimisme terhadap pesanan. Sejumlah pelaku usaha menetapkan target pertumbuhan, termasuk pertumbuhan dua digit, untuk mendukung target pertumbuhan Kota Da Nang, sektor industri dan perdagangan, serta perekonomian secara lebih luas.