Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) bersama Perum Bulog untuk mendukung pengendalian inflasi daerah, stabilisasi harga, serta menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko di Palangka Raya, Kamis, mengatakan kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen untuk berkontribusi nyata dalam percepatan pembangunan daerah, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Menurutnya, pemerintah provinsi tidak dapat bekerja sendiri dalam mengelola penyediaan, pengendalian, dan pendistribusian kebutuhan pokok.
“Pemerintah provinsi tidak dapat bekerja sendiri dalam mengelola penyediaan, pengendalian, dan pendistribusian kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan integrasi dan sinergi lintas sektor, termasuk dengan Bulog,” kata Yuas.
Melalui kesepakatan bersama yang ditandatangani, Pemprov Kalteng berharap komitmen seluruh pihak dalam mengimplementasikan kerja sama semakin kuat. Kerja sama ini dinilai memiliki potensi strategis untuk dioptimalkan dalam mendukung stabilisasi harga pangan, terutama beras dan sejumlah komoditas pangan lainnya di wilayah Kalimantan Tengah.
Yuas juga menekankan pentingnya kerja sama tersebut dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan hari-hari tertentu yang kerap diiringi kenaikan harga serta keterbatasan pasokan.
“Sebagai bentuk antisipasi dan solusi, pemerintah daerah harus menjadi garda terdepan dalam menjamin ketersediaan logistik dan kestabilan harga agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat dan situasi daerah tetap kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disdagperin Kalteng Norhani menjelaskan kesepakatan bersama tersebut ditujukan untuk memberikan jaminan dan kelancaran penyediaan barang kebutuhan pokok dalam rangka pengendalian inflasi daerah, kerawanan pangan, serta penanganan bencana.
“Tujuan kesepakatan ini adalah untuk menjaga stabilisasi harga pangan, khususnya beras dan beberapa komoditas pangan lainnya di wilayah Kalimantan Tengah,” kata Norhani.
Ruang lingkup kesepakatan meliputi pengadaan dan penyaluran beras serta sejumlah komoditas pangan bagi masyarakat. Pemprov Kalteng berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat optimal bagi kedua belah pihak dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng Budi Sultika menyatakan pihaknya menyambut baik penguatan kerja sama dengan Pemprov Kalteng di tahun 2026.

