BERITA TERKINI
Pemprov Kalbar Dorong Kolaborasi SMK dan Dunia Usaha untuk Perkuat Kompetensi dan Naikkan IPM

Pemprov Kalbar Dorong Kolaborasi SMK dan Dunia Usaha untuk Perkuat Kompetensi dan Naikkan IPM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendorong peningkatan kolaborasi antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai strategi memperkuat kompetensi generasi muda sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, kolaborasi tersebut perlu diperkuat setelah ia menyaksikan langsung inovasi siswa SMKN 1 Sintang yang berhasil merakit mobil listrik secara mandiri. Menurutnya, capaian itu menunjukkan potensi besar generasi muda Kalbar di bidang teknologi dan otomotif.

Dalam kunjungannya ke SMKN 1 Sintang pada Selasa, Ria Norsan menekankan keberhasilan tersebut sebaiknya tidak berhenti pada prestasi teknis semata. Ia mendorong agar inovasi itu dikembangkan melalui sinergi dengan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Sintang, sehingga dapat diproduksi lebih luas dan memberi manfaat ekonomi bagi daerah.

Selain menyoroti inovasi pelajar, Gubernur juga menyinggung tantangan peningkatan IPM Kalbar yang saat ini berada di angka 72,09. Ia menyebut sekitar 25 persen masyarakat belum menamatkan jenjang SMA, dan banyak di antaranya sudah bekerja serta berada pada usia produktif.

Untuk menjawab tantangan itu, Ria Norsan mendorong strategi “jemput bola” melalui SMK. Dalam skema ini, tenaga pendidik mendatangi lokasi kerja untuk memberikan pembelajaran serta memfasilitasi ijazah penyetaraan SD, SMP, maupun SMA bagi pekerja.

Ia menyampaikan, sekolah dapat datang ke perusahaan untuk mengajar para pekerja sebagai upaya meningkatkan IPM sekaligus menyiapkan generasi muda agar lebih siap kerja.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Dengan begitu, lulusan SMK memiliki keterampilan yang relevan, inovasi teknologi dapat berkembang, dan perekonomian daerah turut terdorong.