BERITA TERKINI
Pedagang Sate Gerobakan di Sungailiat Manfaatkan QRIS untuk Permudah Transaksi

Pedagang Sate Gerobakan di Sungailiat Manfaatkan QRIS untuk Permudah Transaksi

Sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mulai dimanfaatkan pelaku usaha kecil, termasuk pedagang sate gerobakan di kawasan Jalan Sudirman, Sungailiat. Kehadiran metode non tunai ini dinilai membantu mempercepat transaksi dan memberi pilihan pembayaran yang lebih fleksibel bagi pembeli.

Salah satu pelaku usaha yang menerapkan QRIS adalah Sate Madura Bang Sahri. Usaha yang telah beroperasi sekitar dua tahun ini dikenal memiliki pelanggan tetap dan ramai pembeli setiap hari, meski berjualan secara sederhana.

Susmita, penjual Sate Madura Bang Sahri, mengatakan penggunaan QRIS sudah berjalan selama lima bulan terakhir. Keputusan tersebut diambil untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan yang semakin terbiasa bertransaksi tanpa uang tunai.

“Sudah lima bulan pakai QRIS karena banyak pelanggan yang minta transfer. Daripada transfer kena biaya admin, QRIS lebih mudah dan tidak ada potongan,” ujar Susmita.

Menurutnya, pembayaran lewat QRIS membuat proses jual beli lebih praktis karena pelanggan tidak perlu menyiapkan uang tunai. Dari sisi pedagang, transaksi juga terasa lebih cepat terutama saat pembeli ramai, sekaligus mengurangi kesulitan menyiapkan uang kembalian dalam jumlah banyak.

Seorang pembeli bernama Ibel turut merasakan manfaat pembayaran non tunai tersebut. Ia menilai keberadaan QRIS membuat transaksi lebih praktis saat membeli makanan di lokasi itu.

“Rasanya enak dan kalau ada QRIS jadi lebih fleksibel. Semoga pembelinya semakin ramai,” ujar Ibel.