Pemerintah menetapkan kupon Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 masing-masing sebesar 5,45% untuk tenor 3 tahun (ORI029T3) dan 5,8% untuk tenor 6 tahun (ORI029T6). Kupon bersifat tetap hingga jatuh tempo, sehingga investor memperoleh kepastian tingkat imbal hasil sejak awal masa investasi.
Salah satu faktor yang disebut membuat ORI lebih kompetitif dibanding deposito adalah perlakuan pajaknya. Kupon ORI dikenakan pajak 10%, yang dinilai dapat meningkatkan daya tarik imbal hasil bersih bagi investor ritel. ORI029 juga disebut memiliki jaminan penuh dari pemerintah.
Selain dibandingkan dengan deposito, kupon ORI029 juga berada di atas suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang tercatat di level 4,75%. Selisih (spread) tersebut dipandang sebagai kompensasi tambahan bagi investor. Spread yang lebih lebar pada tenor 6 tahun mencerminkan imbalan tambahan atas komitmen investasi yang lebih panjang.
Dari sisi jadwal, penetapan kupon dilakukan pada 22 Januari 2026. Masa penawaran ORI029 dibuka pada 26 Januari 2026 pukul 09.00 WIB dan berakhir pada 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Penetapan hasil penjualan dijadwalkan pada 23 Februari 2026, diikuti setelmen pada 25 Februari 2026 saat dana didebet dan ORI masuk ke portofolio investor. ORI029 direncanakan tercatat di bursa pada 26 Februari 2026.
ORI029 memiliki minimum holding period hingga 16 April 2026. Setelah melewati periode tersebut, ORI dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga investor memiliki opsi menjual sebelum jatuh tempo.
Dalam ketentuan investasi, ORI029T3 jatuh tempo pada 15 Februari 2029 dengan tenor 3 tahun dan kupon tetap 5,45%. Sementara ORI029T6 jatuh tempo pada 15 Februari 2032 dengan tenor 6 tahun dan kupon tetap 5,8%. Nilai nominal ditetapkan Rp1.000.000 per unit, dengan minimum pemesanan 1 unit (Rp1.000.000). Batas maksimum pemesanan untuk ORI029T3 sebesar Rp5 miliar, sedangkan ORI029T6 sebesar Rp10 miliar.
Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 15, dengan pembayaran kupon pertama dijadwalkan pada 15 April 2026. Bank Indonesia tercatat sebagai agen pembayar. Distribusi ORI029 dilakukan melalui mitra distribusi yang mencakup 18 bank, 6 sekuritas, dan 4 fintech.
Dengan karakteristik kupon tetap, pembayaran berkala, serta opsi diperdagangkan setelah masa tahan minimum, ORI029 diposisikan sebagai instrumen yang relevan bagi investor ritel yang menginginkan pendapatan rutin, mencari alternatif selain deposito, dan tetap membutuhkan fleksibilitas melalui pasar sekunder. Dalam catatan yang sama, ORI029 juga disebut menawarkan kombinasi imbal hasil, pajak yang lebih ringan, serta risiko yang terukur.
Dalam bagian tanya jawab yang menyertai informasi ORI029, disebutkan bahwa ORI029 dapat dijual sebelum jatuh tempo setelah melewati minimum holding period. Kupon tidak berubah karena bersifat tetap sampai jatuh tempo. ORI029 disebut dijamin penuh oleh negara, sedangkan deposito dijamin LPS dengan batas tertentu. ORI029 juga disebut cocok untuk investor konservatif yang mengutamakan stabilitas dan pendapatan rutin.

