TEHERAN — Iran menyatakan telah memperkuat kemampuan rudal dan pertahanan misilnya dibandingkan saat konflik singkat selama 12 hari dengan Israel pada Juni lalu. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik.
Menurut Talaei-Nik, Iran kini memiliki rudal yang dinilai lebih baik dan lebih kuat dibandingkan yang digunakan dalam perang singkat tersebut. Ia juga mengatakan jumlah rudal Iran telah meningkat sejak berakhirnya perang pada akhir Juni.
“Kapasitas kuantitatif dan kualitatif kekuatan rudal Iran telah meningkat dibandingkan dengan perang 12 hari yang dipaksakan, dan kemampuan pertahanan rudal negara telah diperkuat dan menjadi lebih efektif berkat pengalaman yang diperoleh dalam perang,” ujar Talaei-Nik, seperti dikutip kantor berita Tasnim.
Ia menambahkan bahwa Iran telah mengembangkan kemampuan rudal yang disebutnya canggih untuk merespons ancaman yang muncul. Namun, ia menegaskan kemajuan tersebut akan dirahasiakan agar dapat mengejutkan musuh pada waktu yang dianggap tepat.
Talaei-Nik juga menepis ancaman serangan militer terbaru terhadap Iran. Menurutnya, retorika pihak lawan yang dinilainya ragu-ragu menunjukkan adanya ketakutan terhadap kapasitas pertahanan dan kekuatan rudal Iran.

