BERITA TERKINI
IHSG Turun Dua Hari, Ajaib Sekuritas Rilis Rekomendasi ESSA, PSAB, dan INET untuk 23 Januari 2026

IHSG Turun Dua Hari, Ajaib Sekuritas Rilis Rekomendasi ESSA, PSAB, dan INET untuk 23 Januari 2026

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan Rabu, 22 Januari 2026. IHSG ditutup turun 0,20% atau terkoreksi 18,14 poin ke level 8.992, mencatat penurunan selama dua hari beruntun.

Pelemahan IHSG terjadi seiring arus keluar dana investor asing (outflow) di seluruh pasar ekuitas yang tercatat sebesar Rp1,3 triliun pada 22 Januari. Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dalam rentang 8.950–9.090.

Dari sisi makroekonomi, Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan World Economic Outlook edisi Januari 2026 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan (yoy) sebesar 5% pada 2025, lalu meningkat menjadi 5,1% pada 2026 dan 2027. Proyeksi tersebut disebut lebih baik dibandingkan edisi Oktober 2025, ketika pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan berada di bawah 5% pada 2026.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) melaporkan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2025 sebesar 9,69% yoy, yang masih berada dalam target BI pada kisaran 8–11%. BI juga mencatat penyaluran kredit (disbursement loan) yang cukup tinggi, yakni 22,12% pada Desember 2025. Kondisi ini dinilai mencerminkan sikap wait and see pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi global dan domestik, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah.

Dari pasar global, bursa Wall Street ditutup menguat terbatas pada 22 Januari. Indeks Nasdaq naik 0,91% dan S&P 500 menguat 0,55%. Sentimen positif datang dari meredanya kekhawatiran terkait konflik AS–Greenland, termasuk pembatalan tarif.

Namun, dari sisi emiten, saham Intel (Nasdaq: INTC) tercatat melemah 11,16% pada perdagangan after hours. Pelaku pasar merespons negatif setelah Intel memberikan estimasi kinerja yang lebih landai untuk 2026. Pada kuartal IV 2025, pendapatan Intel tercatat turun 4% yoy menjadi USD 13,7 miliar, dengan segmen Datacenter & AI serta Foundry disebut mendorong pendapatan. Meski demikian, kinerja bottom line kembali mencatat rugi bersih (GAAP).

Dalam riset hariannya, Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih menyampaikan tiga saham yang masuk rekomendasi untuk perdagangan 23 Januari 2026, yakni ESSA, PSAB, dan INET, masing-masing dengan strategi beli (BUY), target ambil untung (take profit), dan batas risiko (stop loss).

1) ESSA (BUY)
ESSA ditutup pada harga 670, dengan target 700 dan stop loss 650. Menurut analisis, ESSA bergerak sideways di area resistance dan berpotensi melanjutkan penguatan apabila mampu breakout di level 700. Indikator MACD bar histogram disebut positif dalam momentum akumulasi.

2) PSAB (BUY)
PSAB direkomendasikan beli dengan harga penutupan 625, target 655, dan stop loss 600. PSAB dinilai berada dalam pola bullish continuation di area support dan berpotensi membentuk rounding bottom menuju resistance 700. Riset juga menyoroti harga emas yang melanjutkan rekor tertinggi (all time high) ke level USD 4.945/oz, sejalan dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) pekan ini yang menyentuh 98,3. Selain itu, People’s Bank of China (PBoC) dilaporkan melakukan pembelian emas sepanjang 2025 sebesar 27 ton, sehingga cadangan meningkat menjadi 2.306 ton atau 8,5% dari total cadangan devisa.

3) INET (BUY)
INET ditutup pada 550, dengan target 580 dan stop loss 490. INET dinilai berada dalam strong uptrend di atas MA 5, 20, dan 50, dengan posisi saat ini berada di area support. Indikator MACD bar histogram disebut melemah terbatas dalam momentum akumulasi. Ajaib Sekuritas juga mencatat INET baru merampungkan aksi right issue pada 8–22 Januari 2026 sebanyak 12,8 miliar saham baru, dengan rasio HMETD 3:4 dan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Target dana maksimal Rp3,2 triliun disebut akan digunakan untuk setoran modal kepada anak usaha PT Garuda Prima Internetindo (GPI) untuk pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH) di Bali dan Lombok, serta PT Pusat Fiber Indonesia (PFI) untuk pelunasan biaya Indefeasible Right of Use (IRU) kabel bawah laut.

Rangkuman level rekomendasi Ajaib Sekuritas untuk 23 Januari 2026 adalah sebagai berikut: ESSA (670; TP 700; SL 650), PSAB (625; TP 655; SL 600), dan INET (550; TP 580; SL 490).

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun melalui riset internal perusahaan dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.