BERITA TERKINI
Dialog APINDO-KSPSI: Lima Modal Dinilai Kunci Penguatan Ekonomi Domestik

Dialog APINDO-KSPSI: Lima Modal Dinilai Kunci Penguatan Ekonomi Domestik

JAKARTA — Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk membangun sistem ekonomi domestik yang tangguh. Dalam Dialog Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Jakarta, Rabu (14/1), mengemuka lima modal penting yang disebut dapat mendorong penguatan ekonomi dalam negeri.

Lima modal tersebut meliputi pasar domestik yang besar, pelaku industri yang idealis, tenaga kerja berkualitas, ketersediaan bahan baku yang melimpah, serta kecukupan modal kapital.

Ketua Umum KSPSI Moh Jumhur Hidayat mengatakan, penguatan kelima aspek itu perlu ditopang keteguhan dan keyakinan pada kemampuan sendiri. Menurutnya, dengan memperkuat faktor-faktor tersebut, sistem ekonomi domestik yang kuat dapat diwujudkan.

“Nah kalau dari lima hal itu kita kekurangan, barulah kita berpikir tentang asing. Jangan sampai kelima syarat itu belum dieksplorasi dengan optimal sudah langsung berasing-asing ria apalagi berupa impor produk-produk jadi,” ujar Jumhur.

Sementara itu, Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO Bob Azam menyampaikan hasil survei APINDO yang menunjukkan 67% pengusaha saat ini belum siap melakukan ekspansi. Selain itu, sekitar 50% pengusaha disebut telah mengurangi pekerja.

Dalam kondisi tersebut, Bob menilai pendapatan pajak berpotensi menurun.