Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kepemilikan dompet elektronik (e-wallet) di tingkat rumah tangga terus menjadi perhatian dalam pemantauan perkembangan layanan keuangan digital di Indonesia.
Dalam data Susenas periode 2023–2025, BPS mencatat pada 2025 sebanyak 33,04% rumah tangga di Indonesia memiliki e-wallet. Angka ini menggambarkan porsi rumah tangga yang telah menggunakan atau setidaknya memiliki akses ke layanan dompet elektronik.
Rangkaian data 2023–2025 tersebut digunakan untuk melihat perkembangan kepemilikan e-wallet di Indonesia dari tahun ke tahun, dengan 2025 sebagai capaian terbaru yang dicatat dalam survei tersebut.

