XTransfer dan Maybank mengumumkan kemitraan strategis untuk memperluas layanan pembayaran lintasnegara serta mengembangkan solusi pembayaran yang sesuai prinsip Syariah. Pengumuman ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh perwakilan senior kedua perusahaan dalam ajang Singapore FinTech Festival 2025.
Melalui kerja sama tersebut, XTransfer dan Maybank berencana menggabungkan kapabilitas masing-masing guna menghadirkan solusi keuangan lintasnegara yang terintegrasi. Layanan yang disiapkan mencakup transaksi pembayaran domestik dan internasional, serta penukaran valuta asing (valas) di sejumlah pasar utama, termasuk ASEAN, Hong Kong, Inggris, dan Amerika Serikat.
Kedua pihak juga akan memanfaatkan teknologi dan inovasi seperti API, platform digital, solusi penagihan piutang (collection), dan virtual account untuk mengotomatisasi penukaran valas serta pemrosesan transaksi secara real-time. Otomatisasi ini ditujukan untuk meningkatkan skalabilitas, efisiensi, dan keandalan layanan keuangan lintasnegara.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan layanan keuangan Syariah di kawasan ASEAN, XTransfer dan Maybank menyatakan akan menjajaki serta mengembangkan layanan pembayaran dan valas yang memenuhi prinsip Syariah dan disesuaikan dengan kebutuhan regional. Upaya ini disebut sebagai langkah untuk memperluas inklusivitas keuangan dan menjawab permintaan pelaku bisnis yang membutuhkan solusi Syariah.
Kemitraan ini dinilai memperkuat jangkauan XTransfer di Asia Tenggara, termasuk layanan penyelesaian transaksi dalam berbagai mata uang. Di sisi lain, kerja sama tersebut juga mendukung strategi Maybank dalam memperkokoh jaringan regional dan konektivitas ekosistem.
Founder & CEO XTransfer, Bill Deng, mengatakan kolaborasi dengan Maybank menjadi langkah penting untuk meningkatkan layanan di kawasan ASEAN. Ia menyebut penguatan layanan penagihan piutang usaha di pasar lokal, penukaran valas, dan solusi pembayaran Syariah dapat membantu pelaku bisnis menghemat biaya, memperbaiki arus kas, dan meningkatkan efisiensi transaksi. Deng juga menegaskan perusahaan akan terus memperkuat kepatuhan regulasi dan manajemen risiko untuk membangun infrastruktur keuangan lintasnegara yang tepercaya.
Sementara itu, President & Group CEO Maybank Dato' Sri Khairussaleh Ramli menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan menghadirkan solusi pembayaran dan penagihan piutang lintasnegara yang lebih mudah dengan kurs kompetitif bagi pelaku usaha yang berbisnis di koridor ASEAN–Tiongkok. Ia juga menyoroti peningkatan arus perdagangan antara kedua wilayah yang disebutnya kini menjadi mitra dagang terbesar satu sama lain, dengan nilai perdagangan yang diproyeksikan mencapai USD 1 triliun pada tahun ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan solusi inovatif bagi dunia usaha, seiring kehadiran Maybank di pasar-pasar utama ASEAN untuk memenuhi kebutuhan bisnis lintasnegara.

