Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan penyesalan atas keputusan Amerika Serikat (AS) menarik diri dari badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut. WHO berharap AS dapat kembali berpartisipasi secara aktif pada masa mendatang.
Dalam pernyataannya, WHO menilai langkah AS itu “membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman,” sebagaimana dilaporkan RIA Novosti pada Minggu (25/1).
AS secara resmi mengumumkan penarikan diri dari WHO pada 22 Januari, tepat satu tahun setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses pengunduran diri.
Kantor Sekretaris Jenderal PBB sebelumnya menyebut AS tidak lagi berpartisipasi dalam kegiatan WHO. Namun, pernyataan tersebut kemudian diklarifikasi dengan menyebutkan bahwa AS belum memenuhi seluruh persyaratan formal untuk mundur, termasuk pemberitahuan tepat waktu dan penyelesaian pembayaran iuran keanggotaan.
Pada Kamis, AS menyatakan telah menyelesaikan proses pengunduran diri dari keanggotaan WHO. Pemerintah AS menuding WHO salah urus dalam menangani pandemi COVID-19 dan menunjukkan kerentanan terhadap “pengaruh politik.”
Keputusan AS ini menjadi sorotan global karena dinilai berpotensi memengaruhi koordinasi kesehatan dunia, terutama dalam penanganan pandemi dan kesiapsiagaan menghadapi penyakit menular lintas negara.

