MINNEAPOLIS — Seorang agen federal Amerika Serikat menembak mati seorang warga negara AS di Minneapolis pada Sabtu. Insiden ini menjadi penembakan fatal kedua terhadap warga sipil di kota tersebut dalam kurun waktu kurang dari tiga minggu, dan kembali memicu kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di lapangan.
Korban bernama Alex Pretti (37). Ia dilaporkan ditembak oleh agen federal yang diduga berasal dari unit Pasukan Patroli Perbatasan. Sebelumnya, pada 7 Januari, seorang warga negara AS lainnya, Renee Nicole Good (37), juga tewas ditembak agen Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di kota yang sama. Video yang beredar terkait kasus Good memperlihatkan ia berusaha menjauh dari konfrontasi.
Penembakan terhadap Good telah memicu protes di berbagai wilayah di AS. Kini, kematian Pretti disebut semakin memanaskan situasi di Minneapolis.
Pejabat kota dan kepolisian setempat dalam pernyataan mereka menyebut penembakan terhadap Pretti terjadi di area antara West 26th Street dan Nicollet Avenue. Mereka juga meminta “masyarakat untuk tetap tenang”.
Pretti diketahui bekerja sebagai perawat terdaftar di unit perawatan intensif pada Sistem Perawatan Kesehatan VA Minneapolis yang melayani para veteran.
Greg Bovino, komandan patroli perbatasan AS, mengatakan dalam konferensi pers bahwa seorang petugas dengan pengalaman delapan tahun di lembaga tersebut menembak dan membunuh Pretti pada Sabtu.
Rekaman video yang beredar daring pada hari yang sama memperlihatkan Pretti dibanting ke tanah oleh beberapa petugas penegak hukum sebelum ditembak beberapa kali oleh seorang petugas. Dalam video itu, setidaknya dua petugas terlihat mengacungkan senjata.
Video penembakan yang lebih lengkap, yang diperoleh dan diunggah secara daring oleh Drop Site News, menunjukkan Pretti tampak membela seseorang yang didorong ke tanah oleh seorang petugas federal. Petugas tersebut kemudian menyemprot Pretti dengan zat kimia secara berulang sebelum menjatuhkannya ke jalan bersama agen lainnya.

