BERITA TERKINI
Sekda Kota Bima Hadiri Forum Dialog KPP Pratama Raba–Bima Bahas Strategi Ekonomi, Hukum, dan Pajak

Sekda Kota Bima Hadiri Forum Dialog KPP Pratama Raba–Bima Bahas Strategi Ekonomi, Hukum, dan Pajak

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, ME., menghadiri Forum Dialog bertajuk “Strategi Ekonomi, Hukum, dan Pajak” yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba–Bima. Kegiatan berlangsung di Aula Tambora KPP Pratama Raba–Bima, Senin (9/2/2025).

Forum tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah dan instansi terkait, di antaranya Kepala BPKAD Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu, beberapa kepala OPD yang diundang, Kejaksaan Negeri Raba–Bima, perwakilan Kemenkeu 1 Bima, Kepala BPS Kota Bima, serta para pelaku usaha di Kota Bima.

Menurut penyelenggara, forum dialog ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan instansi perpajakan dalam menghadapi dinamika perekonomian serta tantangan di bidang hukum dan perpajakan.

Kepala KPP Pratama Raba–Bima, Wahyudi, ST., ME., menjelaskan forum tersebut dilatarbelakangi kondisi ekonomi global yang secara geopolitik dinilai berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah. Selain itu, ia menyebut adanya kebijakan pusat terkait efisiensi anggaran. Karena itu, forum digelar untuk menyatukan persepsi dan menampung pandangan wajib pajak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak.

Dalam forum yang sama, Sekda Kota Bima menyampaikan bahwa kondisi perekonomian global dan nasional dapat berdampak pada ekonomi daerah, termasuk pada kemampuan belanja APBD dalam pembayaran dan pembiayaan pengeluaran daerah.

Ia juga menyebut APBD Kota Bima tahun 2026 menurun drastis dibandingkan tahun 2025. Kondisi tersebut, menurutnya, berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah karena menurunkan kemampuan daerah membiayai berbagai kegiatan.

Melalui forum dialog ini, Sekda mengajak pelaku usaha untuk berinvestasi di wilayah Kota Bima dan berkolaborasi dengan pemerintah. Ia menilai dunia usaha bukan sekadar pelaku ekonomi, melainkan mitra strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menjelang penutupan kegiatan, Sekda menyampaikan terima kasih kepada para wajib pajak yang dinilainya berperan bagi pendapatan negara dan daerah. Ia juga menyatakan komitmen untuk memberikan piagam penghargaan pada peringatan HUT ke-23 Kota Bima kepada pelaku usaha yang dinilai berdedikasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Kota Bima.

Forum ditutup dengan kesepakatan bahwa komunikasi antara pemerintah daerah, instansi perpajakan, dan pelaku ekonomi perlu terus diperkuat guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang baik serta tata kelola pajak yang akuntabel.