BERITA TERKINI
VN-Index Menguat, Asing Catat Jual Bersih Lebih dari 3.200 Miliar VND

VN-Index Menguat, Asing Catat Jual Bersih Lebih dari 3.200 Miliar VND

Pada penutupan perdagangan 26 Februari, pasar saham Vietnam kembali menguat. VN-Index naik 18,73 poin ke level 1.979,64 poin, dengan volume transaksi lebih dari 891 juta saham atau setara hampir 31.687 miliar VND. Secara keseluruhan di bursa, tercatat 136 saham menguat, 181 saham melemah, dan 65 saham tidak berubah.

Di Bursa Efek Hanoi (HNX), Indeks HNX justru turun 0,9 poin menjadi 262,33 poin. Volume perdagangan mencapai lebih dari 58,8 juta saham dengan nilai lebih dari 1.354,8 miliar VND. Di HNX, terdapat 62 saham naik, 78 saham turun, dan 66 saham stagnan.

Sementara itu, Indeks UPCOM bergerak naik tipis 0,13 poin ke 128,85 poin. Volume transaksi tercatat lebih dari 41,6 juta saham dengan nilai lebih dari 738,6 miliar VND. Di pasar ini, 128 saham naik, 105 saham turun, dan 81 saham tidak berubah.

Penguatan VN-Index pada sesi tersebut ditopang saham-saham berkapitalisasi besar. Kelompok Vingroup menonjol, dengan Vingroup (VIC) naik 6,9%, Vincom Retail (VRE) menguat 4,2%, dan Vinhomes (VHM) naik 0,56%.

Sektor perbankan juga diperdagangkan aktif dan turut mendorong kinerja indeks, dengan sejumlah saham seperti VCB, STB, LPB, MBB, SSB, dan VPB tercatat menguat. Di sisi lain, sektor minyak dan gas menunjukkan kinerja positif, di antaranya BSR, OIL, PEQ, PVB, PVC, PVD, dan TOS yang mempertahankan momentum kenaikan.

Meski demikian, pergerakan mayoritas kelompok saham lainnya terlihat bervariasi dengan campuran penguatan dan pelemahan, mencerminkan aliran dana yang masih selektif.

Aktivitas investor asing tetap menjadi faktor penekan, dengan penjualan bersih sekitar 3.216 miliar VND di seluruh pasar. Di HOSE, investor asing mencatat jual bersih 3.146 miliar VND, dengan VNM menjadi saham yang paling banyak dilepas senilai 2.200 miliar VND. Penjualan bersih berikutnya terjadi pada FPT senilai 725 miliar VND dan VHM sebesar 142 miliar VND. Di HNX, investor asing mencatat jual bersih 69 miliar VND, sedangkan di UPCOM sekitar 1 miliar VND.

Di tengah tekanan jual asing yang besar, arus dana domestik serta penguatan saham-saham berkapitalisasi besar membantu pasar menjaga momentum pemulihan. Namun, pergerakan yang tidak merata menunjukkan pasar masih diwarnai selektivitas, sementara tekanan ambil untung dan kuatnya jual bersih asing tetap menjadi perhatian.