Vietcombank disebut terus menempatkan inovasi layanan perbankan—terutama di bidang valuta asing dan pembayaran internasional—sebagai bagian dari tradisi dan arah pengembangan bisnisnya. Dalam konteks Kota Ho Chi Minh, kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan pendorong penting bagi reformasi model pertumbuhan serta upaya pembangunan pusat keuangan internasional pada periode 2026–2030.
Seiring proses tersebut, skala operasional dan jaringan Vietcombank terus berkembang, dibarengi penerapan teknologi perbankan modern serta pembaruan dalam manajemen bisnis. Langkah ini disebut memperkuat daya saing dan menopang pembangunan berkelanjutan, sekaligus memenuhi kebutuhan permodalan dan layanan perbankan untuk pertumbuhan ekonomi secara umum dan pembangunan sosial-ekonomi Kota Ho Chi Minh secara khusus.
Bersama sektor perbankan di Kota Ho Chi Minh, Vietcombank juga dikaitkan dengan peran dalam memenuhi kebutuhan modal dan layanan perbankan bagi pelaku usaha dan masyarakat. Dukungan itu diarahkan untuk memperluas kegiatan produksi dan bisnis di berbagai sektor, terutama perdagangan, jasa, pariwisata, dan ekspor, yang selama ini disebut berkontribusi terhadap pertumbuhan serta pembangunan sosial-ekonomi kota.
Di wilayah bekas Kota Ho Chi Minh, sistem Vietcombank tercatat memiliki 19 cabang dan sejumlah kantor transaksi. Dengan sistem pembayaran modern serta produk dan layanan perbankan elektronik yang dinilai nyaman, aman, dan efisien, bank ini disebut mampu memenuhi kebutuhan permodalan dan layanan perbankan nasabah dan dunia usaha, sekaligus memanfaatkan modal secara rasional serta memperluas kredit secara efektif.
Dalam lima tahun terakhir, skala dana yang dihimpun dan pinjaman yang beredar dari sistem Vietcombank di kota tersebut dilaporkan mempertahankan pertumbuhan positif. Pada akhir 2025, total dana yang dimobilisasi mencapai 478 triliun VND, meningkat 1,6 kali dibandingkan 2020. Sementara total pinjaman yang beredar mencapai 356 triliun VND, naik 1,67 kali dibandingkan 2020.
Vietcombank juga menekankan layanan yang berakar pada tradisi perbankan perdagangan luar negeri untuk mendukung aktivitas impor dan ekspor. Dari sisi pangsa pasar di Kota Ho Chi Minh, sistem Vietcombank disebut menyumbang 35,4% dari total mobilisasi modal dan 29,2% dari pinjaman yang beredar dibandingkan lembaga kredit lain serta kelompok bank komersial milik negara. Kinerja operasionalnya juga disebut ditopang kualitas kredit yang baik, dengan kredit macet di bawah 1%, serta hasil bisnis yang secara konsisten melebihi 50% dari keseluruhan sektor perbankan.
Ke depan, bersama lembaga kredit lainnya di kawasan, Vietcombank diproyeksikan terus berkontribusi dalam pengembangan pasar keuangan dan penguatan peran lembaga keuangan untuk mendukung pusat keuangan internasional di Kota Ho Chi Minh pada periode 2026–2030. Dengan skala besar, kapasitas keuangan yang kuat, daya saing tinggi, manajemen yang efektif, serta penerapan teknologi modern, Vietcombank disebut akan mempertahankan dinamisme dan inovasi—khususnya dalam layanan valuta asing—seraya berpartisipasi dalam aktivitas pusat keuangan internasional dan mendukung implementasi kebijakan moneter serta kredit Bank Negara Vietnam.

