Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) terus memperkuat pelaksanaan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional melalui kegiatan edukasi keuangan kepada komunitas di Kota Makassar.
Kegiatan yang digelar di Ballroom Kantor OJK Sulselbar, Makassar, itu diikuti 100 peserta dari berbagai komunitas. Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen serta Perizinan OJK Sulselbar, Arif Machfoed, menyebut kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya strategis OJK untuk mendukung pencapaian target literasi dan inklusi keuangan nasional.
Arif menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang diselenggarakan OJK selama bulan Ramadan. Menurutnya, rangkaian ini dimaksudkan sebagai momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah, sekaligus mendorong pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah secara lebih luas.
Ia menilai penguatan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Arif juga mengatakan OJK secara konsisten mendorong peningkatan pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan, khususnya keuangan syariah, yang mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, serta kebermanfaatan ekonomi sesuai prinsip-prinsip Islam.
Sejalan dengan kebijakan OJK dalam memperluas inklusi keuangan berbasis komunitas, edukasi ini menghadirkan narasumber dari OJK dan perusahaan pergadaian. Peserta mendapatkan materi terkait pemahaman perbankan syariah serta pengenalan produk investasi emas sebagai instrumen investasi yang dinilai relatif stabil, mudah diakses, dan dapat menjadi alternatif perencanaan keuangan jangka menengah maupun panjang.
Melalui sinergi dengan pelaku industri jasa keuangan dan komunitas masyarakat, OJK Sulselbar menyatakan akan terus memperluas program edukasi keuangan untuk mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional, sekaligus memperkuat kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

