BERITA TERKINI
VCI Global Sepakat Lepas Credilab Lewat Pembelian oleh Manajemen Senilai US$43,74 Juta

VCI Global Sepakat Lepas Credilab Lewat Pembelian oleh Manajemen Senilai US$43,74 Juta

KUALA LUMPUR – VCI Global Limited (NASDAQ: VCIG) mengumumkan telah menyepakati pelepasan anak usaha fintech-nya, Credilab Sdn Bhd, melalui skema pembelian oleh manajemen (management buyout) dengan nilai sekitar US$43,74 juta. Nilai transaksi tersebut disebut mewakili 1,1 kali aset berwujud bersih (net tangible assets/NTA) Credilab.

Kesepakatan ini menjadi langkah penting bagi VCI Global, yang menurut data InvestingPro saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$15,15 juta dan mencatat penurunan harga saham hampir 99,93% dalam setahun terakhir.

Perusahaan menyatakan transaksi akan diselesaikan melalui kombinasi pembayaran tunai dan saham. Setelah transaksi rampung, VCI Global akan mempertahankan 30% kepemilikan saham di Credilab. Penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi penutupan yang lazim.

Dalam keterangan resminya, VCI Global menyebut pelepasan Credilab sebagai bagian dari strategi optimalisasi portofolio seiring transisi perusahaan menuju platform modal dan inovasi berbasis AI yang berfokus pada bisnis dengan aset ringan.

Chief Financial Officer VCI Global, Zhi Feng Ang, mengatakan transaksi tersebut mencerminkan pendekatan manajemen modal yang disiplin. Ia menyebut monetisasi Credilab dilakukan pada valuasi premium terhadap NTA, sambil tetap mempertahankan kepemilikan minoritas, sehingga perusahaan dapat memperkuat neraca dan mengalokasikan kembali modal ke platform berbasis AI yang dapat diskalakan.

VCI Global juga menilai Credilab beroperasi di ekosistem pinjaman fintech yang padat modal, yang membutuhkan pendanaan neraca berkelanjutan serta modal regulasi, sehingga dinilai tidak lagi sejalan dengan prioritas strategis perusahaan.

Menurut data InvestingPro, VCI Global memiliki margin laba kotor sebesar 51,17% dan posisi kas yang lebih besar daripada utang, dengan rasio lancar 2,3. Perusahaan menilai kondisi tersebut mencerminkan likuiditas yang kuat saat menjalankan perubahan strategi.

Setelah transaksi, VCI Global berencana memfokuskan eksekusi pada sejumlah vertikal pertumbuhan inti, termasuk infrastruktur AI, robotika, aset dunia nyata, energi bersih, otomotif, dan mobilitas canggih.

Perusahaan menyatakan transaksi ini diharapkan dapat meningkatkan pengembalian atas modal yang diinvestasikan serta memperbaiki disiplin arus kas, sembari mempertahankan eksposur terhadap potensi kenaikan di masa depan melalui kepemilikan saham yang masih dimiliki di Credilab.