BERITA TERKINI
Tiga Dosen UNIDA Raih Pendanaan RIIM BRIN Gelombang 10

Tiga Dosen UNIDA Raih Pendanaan RIIM BRIN Gelombang 10

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali mencatat capaian di tingkat nasional setelah tiga dosennya berhasil meraih pendanaan Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 10 yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pencapaian ini disebut menjadi bagian dari upaya UNIDA memperkuat peran riset sebagai kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan.

Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I, menilai keberhasilan tersebut mencerminkan meningkatnya daya saing dosen UNIDA dalam skema pendanaan riset nasional. Menurutnya, riset yang dikembangkan diarahkan untuk menjawab tantangan masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

“Capaian ini menunjukkan kapasitas dosen UNIDA dalam menghasilkan riset yang berorientasi pada solusi dan kemanfaatan publik. Kami berharap prestasi ini dapat mendorong penguatan budaya riset dan kolaborasi lintas sektor di lingkungan UNIDA,” ujarnya.

Tiga dosen penerima pendanaan RIIM Gelombang 10 tersebut meliputi Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd, dosen Magister Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana UNIDA. Ia mengusung program berjudul Model Sekolah Dasar Inklusif Berbasis School-Community Partnerships untuk Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil (3T) yang berfokus pada penguatan pendidikan inklusif.

Penerima berikutnya adalah Dr. Agustina Multi Purnomo, S.P., M.Si, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA, dengan riset bertajuk Model Spasial Inclusive Halal Brand Index untuk Penguatan Wisata Makanan Halal Berbasis Inklusivitas dan Daya Saing Global di Destinasi Prioritas.

Selain itu, Prof. Dr. Henny Nuraeny, S.H., M.H, dosen Program Doktor Hukum Sekolah Pascasarjana UNIDA, memperoleh pendanaan melalui riset Fungsionalisasi Hukum terhadap Pelaku Transplantasi Jual Beli Ginjal Ilegal di Indonesia yang menitikberatkan pada aspek penegakan hukum dan perlindungan masyarakat.

UNIDA menyatakan capaian ini mempertegas komitmen kampus dalam mendorong riset dan inovasi yang berdampak. Perguruan tinggi tersebut berharap hasil riset para dosen dapat memberi manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta berkontribusi pada kemajuan bangsa dan negara.