BERITA TERKINI
Sukamta Nilai Serangan AS-Israel ke Teheran Berisiko Picu Eskalasi Konflik Timur Tengah

Sukamta Nilai Serangan AS-Israel ke Teheran Berisiko Picu Eskalasi Konflik Timur Tengah

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menanggapi serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah kota di Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Ia menilai perkembangan tersebut berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Sukamta menyebut salah satu kemungkinan yang dapat terjadi adalah langkah pembalasan dari Iran. Menurutnya, respons itu bisa mengambil berbagai bentuk, meski intensitas dan skalanya belum dapat dipastikan.

“Bisa diduga Iran akan membalas, tetapi bentuk dan intensitasnya belum jelas. Balasan bisa berupa serangan misil, drone, atau operasi melalui kelompok proxy yang menyasar kepentingan Israel dan sekutunya,” ujar Sukamta dalam keterangannya, Sabtu (28/2).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengingatkan situasi ini perlu diwaspadai karena berpotensi berkembang menjadi konflik regional yang lebih luas apabila negara-negara sekutu dari masing-masing pihak terlibat secara langsung. Jika itu terjadi, kata dia, dampaknya tidak hanya menyangkut keamanan kawasan, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global.

Menurut Sukamta, setiap ketegangan di Timur Tengah kerap berdampak pada pasar energi dunia, pergerakan investor global, serta jalur perdagangan internasional. Karena itu, eskalasi konflik dinilai dapat menimbulkan ketidakpastian ekonomi yang signifikan.

Ia menekankan pentingnya peran Indonesia bersama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mendorong upaya diplomasi guna mencegah konflik berkembang lebih luas. Indonesia, kata dia, perlu mengambil langkah aktif dalam mendorong deeskalasi melalui jalur internasional.

Sukamta juga mengimbau semua pihak menahan diri dan mengutamakan penyelesaian damai demi menjaga stabilitas kawasan serta mencegah dampak kemanusiaan yang lebih besar.

“Semua pihak sebaiknya menahan diri. Israel perlu menghentikan agresivitasnya agar konflik tidak semakin meluas,” kata dia.