Sebuah insiden tak biasa terjadi di Bandara Tenerife, Spanyol, ketika seorang pria berusia 80 tahun datang bersama istrinya yang berada di kursi roda untuk melakukan perjalanan udara. Situasi berubah tegang setelah petugas keamanan mencurigai kondisi sang istri yang tampak tidak bergerak sama sekali.
Menurut laporan surat kabar Spanyol Diario de Avisos yang dikutip Mirror, kejanggalan mulai terlihat saat pasangan lansia itu memasuki area pemeriksaan keamanan. Petugas kemudian berupaya berinteraksi untuk memastikan kondisi penumpang perempuan tersebut.
Seorang karyawan bandara menggambarkan momen saat petugas memeriksa kondisi sang istri. “Petugas keamanan mendekati sang nenek, dan kakek itu memberinya kursi roda. Ketika petugas itu memegang tangannya, wanita itu menyadari bahwa suhu tubuhnya sangat rendah dan ia tidak bernapas,” ujarnya.
Setelah temuan tersebut, proses pelayanan penumpang dihentikan sementara dan protokol darurat diaktifkan. Petugas keamanan, anggota Garda Sipil, serta personel forensik dikerahkan ke lokasi untuk menangani situasi.
“Pekerja tersebut segera memberitahu pengawasnya. Dalam beberapa menit, protokol darurat diaktifkan dan sejumlah petugas keamanan, anggota Garda Sipil, dan personel forensik pergi ke lokasi kejadian,” kata karyawan bandara lainnya.
Peristiwa itu kemudian masuk ke tahap penyelidikan. Pria berusia 80 tahun tersebut dimintai keterangan terkait kondisi istrinya sebelum mereka tiba di terminal. Dalam pernyataan awalnya, ia mengklaim sang istri meninggal beberapa jam sebelumnya di dalam bandara.
Namun, sejumlah staf dilaporkan menyebut pria tersebut sempat mencoba menyalahkan fasilitas bandara atas kematian itu. Klaim tersebut masih diselidiki oleh pihak berwenang dan pejabat bandara.
Pihak terkait mengonfirmasi pria tersebut telah ditangkap dan disebut tengah bekerja sama dengan penyelidikan yang berjalan. Hingga kini, belum jelas apakah akan ada tindakan lanjutan yang diambil terhadapnya.

