PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) memaparkan strategi bisnis yang menjadi penopang proses operasional perseroan, sebagaimana tertuang dalam materi paparan publik insidental yang diunggah di laman Bursa Efek Indonesia (idx.co.id).
Dalam paparan tersebut, SIPD menjelaskan strategi untuk segmen pakan ternak dan pembibitan ayam. Pertama, perseroan menyiapkan strategi pengadaan material yang lebih komprehensif. Kedua, perusahaan menargetkan manajemen kandang yang lebih baik melalui adopsi dan pemanfaatan smart farm. Ketiga, perseroan berupaya mengoptimalkan kualitas pakan serta layanan pelanggan.
Selain itu, SIPD juga memaparkan strategi untuk unit rumah potong ayam dan makanan beku. Pertama, perseroan berencana memperkuat merek dan jaringan distribusi ayam nanas. Kedua, perusahaan menargetkan pengembangan segmen menengah ke atas melalui brand royal dan belfoods, termasuk penguatan distribusi. Ketiga, perseroan menekankan inovasi dengan mengedepankan kualitas, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses manufaktur.
Manajemen juga menyampaikan analisis terkait pergerakan harga saham perseroan. Berdasarkan historis pergerakan saham, manajemen menyatakan bahwa peningkatan harga kumulatif saham yang signifikan dan kenaikan volume transaksi sepenuhnya merupakan hasil dinamika pasar.
Manajemen menambahkan, hingga tanggal pelaksanaan paparan publik insidental, seluruh informasi, fakta, atau kejadian material lain telah disampaikan kepada publik. Perseroan juga menyatakan senantiasa patuh dan memenuhi ketentuan serta peraturan yang berlaku di pasar modal, termasuk kewajiban penyampaian keterbukaan informasi.

