BERITA TERKINI
Sengketa “Tarif Greenland” Hentikan Perundingan Dagang AS-UE, Pasar Global Berpotensi Bergejolak

Sengketa “Tarif Greenland” Hentikan Perundingan Dagang AS-UE, Pasar Global Berpotensi Bergejolak

Perundingan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) dilaporkan terhenti di tengah perselisihan terkait “tarif Greenland”. Kebuntuan ini dinilai berpotensi memberi dampak negatif yang signifikan terhadap perekonomian AS serta pasar saham global.

Sejumlah analisis memperkirakan eskalasi konflik dagang semakin mungkin terjadi, terutama setelah 1 Februari. UE diperkirakan akan menyiapkan langkah balasan, sebuah skenario yang dapat memicu lonjakan volatilitas di pasar keuangan.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian, perhatian pelaku pasar tertuju pada imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun (10Y yield) sebagai indikator kunci. Berdasarkan catatan Mureks, imbal hasil tersebut berada di ambang menembus level 4,2%, yang mencerminkan meluasnya ketidakpastian makroekonomi.

Beberapa pekan sebelumnya, perkembangan terkait Greenland—termasuk isu keruntuhan NATO yang dikaitkan dengan wilayah tersebut—sempat dipandang sebagai peristiwa “black swan” atau kejadian berprobabilitas sangat rendah. Namun, dinamika geopolitik dan ekonomi di sekitar Greenland disebut meningkat secara signifikan, sehingga memperburuk ketegangan yang sudah ada.