BERITA TERKINI
Sektor keuangan pimpin penguatan, VN-Index melonjak lebih dari 30 poin pada sesi pagi

Sektor keuangan pimpin penguatan, VN-Index melonjak lebih dari 30 poin pada sesi pagi

VN-Index menguat tajam pada penutupan sesi pagi 25 Maret, ditopang arus masuk modal yang kuat terutama ke saham-saham sektor keuangan. Indeks utama bursa Vietnam itu berakhir di level 1.645,76 poin, naik 30,99 poin atau 1,92%.

Penguatan juga terjadi pada indeks lain. HNX-Index naik 1,16% menjadi 246,64 poin, sementara UPCoM-Index meningkat 1,02%. Dari sisi transaksi, nilai perdagangan mencapai sekitar 11.752 miliar VND dengan hampir 483 juta saham berpindah tangan. Likuiditas dinilai tetap berada pada level relatif tinggi, meski tanpa lonjakan signifikan.

Pergerakan pasar cenderung positif dan merata. Hampir 500 saham tercatat menguat, sementara sedikit lebih dari 180 saham melemah, mencerminkan tekanan beli yang luas. Sejumlah sektor memimpin kenaikan, termasuk teknologi yang naik 6,8%, disusul asuransi 3,34%, energi 3,29%, serta real estat 3,19%.

Sektor keuangan kembali menjadi motor utama. Kelompok saham sekuritas dan perbankan sama-sama menguat, di antaranya SSI naik 3,67%, VCI 2,94%, VIX 2,88%, HCM 6,08%, dan VPB 2,57%. Sejumlah saham bank lain seperti STB, MBB, TCB, dan ACB juga mempertahankan tren kenaikan, memperkuat dorongan bagi indeks.

Di jajaran saham unggulan, VIC yang naik 4,92% dan VHM yang menguat 4,24% menjadi dua kontributor terbesar bagi kenaikan VN-Index. Arus modal juga terlihat mengalir ke saham minyak dan gas, dengan BSR naik 3,41% dan PVS 4,15%. Selain itu, MWG menguat 2,89% dan FPT naik 0,93% turut memperkuat tren positif pasar.

Meski demikian, tekanan turun secara lokal masih muncul pada beberapa saham, seperti VJC yang turun 1,95% dan DCM melemah 0,55%. Penurunan ini tidak dinilai mengubah arah pergerakan pasar secara keseluruhan.

Secara umum, sesi pagi memperlihatkan tanda kembalinya arus kas ke saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor keuangan dan properti. Kenaikan saham-saham unggulan membantu indeks bertahan dalam tren menguat sekaligus memicu efek lanjutan pada saham berkapitalisasi menengah dan sebagian saham spekulatif.

Namun, meski likuiditas membaik, pasar dinilai belum menunjukkan terobosan yang jelas dan aliran modal masih bersifat eksploratif. Investor asing tercatat melanjutkan aksi jual bersih sekitar 586 miliar VND, dengan nilai beli 1.366 miliar VND dan nilai jual 1.953 miliar VND. Tekanan jual terutama terkonsentrasi pada saham berkapitalisasi besar dan ETF, sehingga sedikit menahan laju penguatan.

Di sisi lain, permintaan domestik tetap dominan, terutama pada kelompok saham unggulan seperti perbankan, sekuritas, dan real estat. Kondisi ini mengindikasikan modal domestik kembali masuk, tetapi masih berhati-hati dan belum membentuk konsensus yang kuat.

Sejumlah perusahaan sekuritas mempertahankan pandangan hati-hati. Penilaian dari beberapa pihak seperti PHS, VCBS, dan Aseansc menyebut tren kenaikan saat ini masih bersifat teknis, sehingga pasar memerlukan sinyal konfirmasi lebih lanjut terkait likuiditas dan keluasan penguatan sebelum membentuk tren naik yang berkelanjutan.

Dari sisi teknikal, area 1.580–1.600 poin disebut tetap menjadi level dukungan penting, sementara rentang 1.650–1.700 poin dipandang sebagai ujian jangka pendek. Pergerakan indeks yang mendekati rentang tersebut pada sesi pagi menunjukkan peningkatan permintaan, namun tekanan ambil untung disebut berpotensi meningkat pada sesi sore.