BERITA TERKINI
Edukasi Berbasis Komunitas Dinilai Efektif Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah

Edukasi Berbasis Komunitas Dinilai Efektif Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah

Samarinda — Pendekatan edukasi berbasis komunitas dinilai efektif untuk memperkuat literasi keuangan syariah di tengah masyarakat, sekaligus memperluas penggunaan layanan perbankan dalam aktivitas sehari-hari.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto Alvonzo Ferary, mengatakan pendekatan tersebut menjadi strategi penting untuk meningkatkan penetrasi layanan perbankan. Pernyataan itu disampaikan di Samarinda, Selasa.

Ia menyebut strategi tersebut sejalan dengan kinerja positif Bank Mega Syariah sepanjang Ramadan 1447 Hijriah yang dilakukan melalui berbagai program interaksi dengan nasabah. Salah satunya rangkaian kegiatan edukasi bertajuk Ramadan Optimal yang diselenggarakan di tujuh kota besar, termasuk Surabaya, Bandung, dan Makassar.

Program yang memadukan kajian inspiratif dan aktivitas komunitas itu juga dilengkapi kampanye AMAL 2026 untuk mengaktifkan layanan M-Syariah. Benadicto menjelaskan inisiatif tersebut bertujuan membiasakan masyarakat bertransaksi digital serta mengelola keuangan berdasarkan prinsip syariah.

Hingga 21 Maret 2026, program tersebut mencatat penambahan sekitar 5.600 nomor rekening nasabah baru. Benadicto menilai tren itu menunjukkan keberhasilan transformasi digital perbankan, terutama dalam menghadirkan kemudahan transaksi serta pembukaan rekening secara daring.

Dari sisi aktivitas digital, penggunaan aplikasi M-Syariah dilaporkan meningkat dengan capaian lebih dari 230 ribu transaksi selama Ramadan. Nilai keseluruhan transaksi digital mencapai lebih dari Rp243 miliar atau tumbuh melampaui 24 persen secara tahunan.

Adapun fitur yang paling banyak digunakan nasabah meliputi transfer dana, pembayaran melalui QRIS, serta pengisian dompet elektronik. Metode transaksi QRIS juga mencatat lonjakan, dengan peningkatan jumlah transaksi lebih dari 65 persen dibandingkan Ramadan 2025.