Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho menyelenggarakan serangkaian lokakarya bagi mahasiswa angkatan ke-23 dan ke-24 untuk memperkenalkan program magang kelulusan bersubsidi serta memberikan arahan terkait studi dan kerja di luar negeri. Kegiatan ini digelar dalam kerangka kerja sama antara kampus dan perusahaan.
Dalam lokakarya tersebut, perwakilan sejumlah perusahaan, antara lain Perusahaan Gabungan Pasokan dan Perdagangan Sumber Daya Manusia Manh Toan Phat, Perusahaan Gabungan Pengembangan Karir Tuoi Tre Viet, PSAS Vietnam Co., Ltd., serta beberapa perusahaan konsultan, memaparkan informasi mengenai program magang, orientasi studi dan kerja di luar negeri, potensi pasar tenaga kerja, syarat rekrutmen, hingga kebijakan dukungan bagi mahasiswa. Berbagai pertanyaan mahasiswa, termasuk soal biaya, hak dan kewajiban, serta prosedur pendaftaran, dibahas dan dijawab secara rinci.
Direktur Sumber Daya Manusia Perusahaan Perdagangan dan Penyediaan Jasa Manh Toan Phat, Duong Manh Hieu, menyatakan bahwa pada 2025 perusahaannya menerima dan mendukung program magang untuk hampir 9.000 mahasiswa. Ia juga menyebut Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho secara rutin berkolaborasi dalam memperkenalkan mahasiswa untuk mengikuti program magang di berbagai perusahaan.
Saat ini, beberapa pabrik seperti LG Electronics Vietnam dan Heesung Electronic Vietnam sedang merekrut peserta magang. Program tersebut menawarkan gaji pokok dan tunjangan sekitar 7 juta VND per orang per bulan. Peserta juga mendapatkan fasilitas asrama gratis, dukungan transportasi, serta fasilitas terkait lainnya. Bidang studi yang banyak dibutuhkan mencakup otomotif, kelistrikan dan elektronika, teknologi informasi, teknologi pangan, otomatisasi listrik, hingga pendinginan.
Kerja sama kampus dan dunia usaha tidak hanya terbatas pada penempatan magang, tetapi juga dukungan terhadap proses pembelajaran praktik. Baru-baru ini, Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho menerima sumbangan mobil VinFast VF3 dari Perusahaan Gabungan Pengembangan Vokasi Pemuda Vietnam untuk melengkapi sarana pengajaran, terutama di tengah tren berkembangnya kendaraan listrik di industri otomotif.
Direktur Jenderal Perusahaan Saham Gabungan Pengembangan Karir Pemuda Vietnam, Vu Thi Xuan, mengatakan bahwa pada periode 2026–2027 perusahaan akan menjalankan program “Menghubungkan Nilai-Nilai - Bermitra untuk Pembangunan”. Program ini ditujukan untuk membantu sekolah meningkatkan kondisi pelatihan praktik sekaligus mengembangkan sumber daya manusia untuk sektor kendaraan listrik. Selain menyediakan kendaraan, perusahaan juga akan mendukung koneksi dengan para ahli, mengoordinasikan lokakarya dan seminar, serta memberi masukan terkait pembukaan program pelatihan kendaraan listrik agar mahasiswa dapat memperbarui pengetahuan dan teknologi.
Kepala Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho, Trang Vu Phuong, menegaskan arah pengembangan kampus berfokus pada pelatihan yang terkait erat dengan praktik dan penguatan hubungan antara pendidikan serta penempatan kerja. Karena itu, sekolah memperluas kerja sama dengan dunia usaha, mulai dari penetapan standar capaian lulusan dan pengembangan kurikulum hingga rekrutmen dan penempatan kerja. Sekolah juga mendorong kolaborasi agar mahasiswa memiliki kesempatan mengunjungi dan magang di instansi, pabrik, perusahaan, serta unit produksi dan jasa untuk meningkatkan keterampilan praktis dan kesiapan kerja setelah lulus.
Saat ini, Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho memiliki kemitraan dengan lebih dari 300 perusahaan dan pelaku usaha di dalam maupun luar kota. Pada 2025, sekolah menargetkan penyelenggaraan magang bagi lebih dari 600 mahasiswa tingkat akhir di 130 perusahaan mitra. Selain itu, sebanyak 84 dosen akan dikirim ke 36 perusahaan untuk pelatihan praktik, pembaruan pengetahuan dan teknologi, serta penguatan keterampilan dan metode manajemen produksi.
Dalam periode yang sama, sekolah juga berkolaborasi menyelenggarakan dua program konseling karier terkait studi dan kerja di luar negeri, serta empat program pertemuan dengan perusahaan untuk rekrutmen magang mahasiswa tingkat akhir pada jurusan Teknik Elektro, Elektronika, Teknologi Pendingin dan Pengkondisian Udara, Teknologi Informasi, dan Teknik Otomotif. Sekolah juga menggelar tiga program magang bagi mahasiswa tingkat akhir di perusahaan besar di Hai Phong yang menarik 128 pendaftar.
Selain itu, Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan Pusat Layanan Ketenagakerjaan Kota Can Tho untuk menyediakan informasi rekrutmen, mengadakan konferensi konseling, kegiatan pendaftaran, bimbingan karier, serta layanan penempatan kerja. Upaya ini ditujukan agar mahasiswa dapat bertemu langsung dengan dunia usaha dan memahami kebutuhan pasar tenaga kerja domestik maupun internasional.
Dengan kerja sama yang semakin mendalam, Sekolah Tinggi Vokasi Can Tho menyatakan akan terus bermitra dengan dunia usaha dalam pelatihan, magang, dan rekrutmen. Kolaborasi tersebut diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperluas peluang kerja bagi lulusan, serta membantu perusahaan memenuhi kebutuhan tenaga kerja secara lebih efektif.

