JAKARTA – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menetapkan Hans Patuwo sebagai Direktur Utama sekaligus CEO dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (17/12/2025). Penetapan ini menandai berakhirnya masa tugas Patrick Walujo sebagai CEO, yang mengundurkan diri setelah memimpin penguatan kinerja perusahaan dan menyiapkan fondasi untuk pertumbuhan berikutnya.
Pengamat ekonomi Josua Pardede menilai pergantian CEO pada momentum yang dinilai positif dapat menjadi sinyal kuat bagi pasar. Menurutnya, transisi kepemimpinan dilakukan setelah fase pembenahan selesai, seiring upaya perusahaan menurunkan biaya, meningkatkan efisiensi, serta menyeimbangkan pertumbuhan dengan profitabilitas.
Josua juga menyoroti perubahan fokus investor yang kini lebih memperhatikan kemampuan perusahaan teknologi dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan profitabilitas. Arah transformasi seperti ini, kata dia, dinilai dapat memperkecil ketidakpastian kinerja dan memperkuat keyakinan jangka panjang.
Patrick memimpin GoTo sejak 2023 dengan mandat menata ulang fondasi bisnis. Langkah yang dijalankan mencakup pengendalian biaya, penyederhanaan operasi, serta penajaman portofolio usaha agar lebih berorientasi pada profitabilitas dan arus kas.
Perubahan tersebut tercermin pada kinerja kuartal III/2025. GoTo mencatat laba sebelum pajak Rp62 miliar dan EBITDA Rp516 miliar, yang disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Di sisi layanan keuangan, jumlah pengguna aktif bulanan GoPay meningkat 29% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 24,2 juta, sementara nilai buku pinjaman konsumen tumbuh 76% menjadi Rp7,6 triliun.
Selain capaian kinerja, Patrick juga memperoleh pengakuan regional. Pada 2025, ia dinobatkan sebagai Best CEO sektor internet Asia versi Extel. GoTo juga menyandang predikat Most Honored Company, yang disebut sebagai apresiasi pasar terhadap profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.
Hans Patuwo sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) dan memimpin unit GoTo Financial. Penunjukannya dinilai menjadi sinyal kesinambungan strategi dan disiplin eksekusi yang telah dibangun pada periode kepemimpinan sebelumnya.
Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi GoTo dalam upaya memperkuat daya saing di ekosistem digital nasional, sekaligus menjaga fondasi bisnis yang disebut kini lebih ramping dan stabil.

