BERITA TERKINI
Rupiah Melemah ke Rp16.945 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar Valas

Rupiah Melemah ke Rp16.945 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar Valas

MEDAN — Nilai tukar rupiah tercatat melemah pada 20 Januari 2026 ke level Rp16.945 per dolar AS. Posisi ini turun 1,53 persen dibandingkan akhir Desember 2025, di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan, tekanan terhadap rupiah dipengaruhi aliran keluar modal asing yang dipicu kebijakan global. Selain itu, permintaan valuta asing dari perbankan dan korporasi domestik juga meningkat.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI memperkuat langkah intervensi di pasar non-deliverable forward (NDF) di luar negeri. Di dalam negeri, BI juga melakukan intervensi melalui transaksi spot dan domestic non-deliverable forward (DNDF).

Langkah stabilisasi tersebut turut didukung pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder secara terukur dan sesuai mekanisme pasar.

Menurut Perry, respons kebijakan itu ditujukan untuk menjaga volatilitas rupiah agar tetap sejalan dengan fundamental ekonomi domestik serta mendukung pencapaian sasaran inflasi.

Ke depan, BI menyatakan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi yang konsisten dan penguatan strategi operasi moneter yang pro-market.