Oppo melakukan penataan ulang struktur merek di dalam grup perusahaan. Berdasarkan laporan Lei Feng Network, Realme kini resmi kembali berada di bawah payung Oppo sebagai sub-brand.
Langkah restrukturisasi ini disebut bertujuan memperkuat koordinasi antardivisi sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya perusahaan. Manajemen menegaskan, perubahan struktur organisasi tersebut tidak berdampak pada rencana peluncuran smartphone yang telah disusun sebelumnya.
Dalam struktur terbaru, Oppo tetap menjadi merek utama. Sementara itu, OnePlus dan Realme beroperasi sebagai dua sub-brand dengan fokus pasar yang berbeda namun saling melengkapi, sebagaimana dikutip dari GSM Arena pada Senin (12/1/2026).
Penataan ini juga mencakup pembagian peran pimpinan. Pendiri sekaligus CEO Realme, Sky Li, dipercaya mengawasi keseluruhan operasional sub-merek. Di sisi lain, Li Jie tetap memimpin OnePlus di China tanpa perubahan tanggung jawab.
Oppo menilai pembagian fungsi yang lebih jelas akan meminimalkan potensi tumpang tindih pekerjaan, sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan dan eksekusi strategi bisnis.
Sejalan dengan integrasi tersebut, Realme akan sepenuhnya terhubung dengan jaringan layanan purnajual Oppo. Integrasi ini diharapkan memperluas jangkauan layanan, memperkuat standar kualitas servis, dan menghadirkan pengalaman yang lebih konsisten bagi konsumen di berbagai wilayah.
Di sisi produk, Realme disebut tetap menjalankan strategi sesuai rencana. Jadwal peluncuran perangkat baru tidak mengalami penyesuaian, dan positioning merek di pasar diklaim tetap dipertahankan.
Informasi tambahan dari Digital Chat Station (DCS) menyebut struktur grup Oppo kini semakin terdefinisi, dengan Oppo sebagai merek induk serta OnePlus dan Realme sebagai dua sub-merek utama. Penyatuan sistem layanan purnajual Realme disebut menjadi salah satu elemen penting dalam restrukturisasi ini.
DCS juga menyatakan agenda peluncuran Realme tidak mengalami hambatan. Perusahaan disebut bersiap memperkenalkan Realme Neo 8 dalam waktu dekat untuk pasar China.
Di luar penataan organisasi, Realme sebelumnya juga mengonfirmasi peluncuran seri 16 Pro di India pada 6 Januari 2026. Menjelang peluncuran, Realme mulai mengungkap detail desain dan kemampuan kamera, dengan Realme 16 Pro+ diposisikan sebagai ponsel “Master Potret 200MP”.
Realme menyebut seri terbarunya membawa peningkatan pada desain dan fotografi, sekaligus melanjutkan karakter premium lini Number Series yang menyasar generasi muda. Dari sisi tampilan, Realme 16 Pro Series mengusung Urban Willd Design yang dikembangkan bersama desainer asal Jepang, Naoto Fukasawa.
Perusahaan juga mengungkap penggunaan material silikon organik berbasis bio yang disebut sebagai yang pertama di industri. Material tersebut dipadukan dengan lengkungan buatan tangan serta teknik finishing premium untuk menghadirkan kesan mewah.
Untuk kamera, Realme 16 Pro Series disebut menyertakan Kamera LumaColor 200MP yang dirancang untuk potret beresolusi tinggi dengan kejernihan, kedalaman, dan ekspresi warna alami. Kamera ini diklaim mampu menangani berbagai skenario, mulai dari foto grup, potret individu, hingga fotografi panggung di berbagai panjang fokus, dengan penekanan pada efek bokeh yang halus dan warna kulit yang akurat.
Realme juga mengumumkan peluncuran global teknologi LumaColor IMAGE pada seri tersebut. Teknologi ini merupakan sistem pencitraan potret yang dikembangkan sendiri, dirancang untuk menyeimbangkan cahaya dan warna agar hasil potret terlihat alami dan ekspresif di berbagai kondisi lingkungan.
Selain itu, Realme menyatakan telah mendirikan LumaColor IMAGE LAB bekerja sama dengan TUV Rheinland untuk memastikan performa warna yang konsisten dan akurat.
Sementara itu, persaingan ponsel kelas menengah juga disebut akan memanas. Mengutip Gizmochina pada Selasa (2/12/2025), Realme dan Redmi dikabarkan sama-sama menyiapkan perangkat baru dengan kamera utama 200MP.
Di kubu Redmi, tag Redmi Note 16 yang dipakai leaker mengarah pada peningkatan besar di sektor fotografi, khususnya untuk Redmi Note 16 Pro dan Note 16 Pro Plus. Adapun di sisi Realme, model Realme 16 Pro dilaporkan membawa kamera 200MP dan 8MP, sementara varian Realme 16 Pro Plus diperkirakan menggunakan konfigurasi serupa, namun dilengkapi lensa telephoto periskop untuk kebutuhan zoom.
Masih berdasarkan rumor yang beredar, Redmi Note 16 series disebut hadir pada Agustus 2026, dengan dugaan spesifikasi seperti layar OLED 1.5K dan baterai 7500mAh untuk model Pro.

