Sebanyak 55 peserta yang terdiri dari jurnalis dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Papua Barat Daya mengikuti kegiatan media gathering yang digelar PT Gag Nikel di Aimas, Kamis, 22 Januari 2026.
Kegiatan tahunan tersebut bertujuan memperkenalkan lebih dekat aktivitas operasional pertambangan PT Gag Nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, kepada insan pers dan LSM.
Officer Manager Sorong PT Gag Nikel, Rudy Sumual, mengatakan kegiatan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, peserta menerima pemaparan mengenai profil perusahaan serta materi terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang disampaikan praktisi hukum dari Jakarta, Ahiar Salmi.
Rudy menjelaskan, pada hari kedua peserta dijadwalkan meninjau langsung Pulau Gag sebagai lokasi operasional PT Gag Nikel.
Ia menambahkan, seperti pelaksanaan pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga melibatkan masyarakat di Ring 1 PT Gag Nikel, DPRD, dan pemangku kepentingan lainnya. Rudy berharap kegiatan tersebut membawa dampak positif bagi jurnalis dan LSM di Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Direktur Manajemen Risiko dan SDM PT Gag Nikel, Aji Priyo Anggoro, menyampaikan bahwa rapat koordinasi (rakor) eksternal perusahaan digelar untuk mempererat kolaborasi agar sinergi dan kerja sama dengan insan pers serta LSM dapat terus terjalin dengan baik.
Aji Priyo juga menyebut media sebagai mitra yang dapat mengingatkan perusahaan dalam menjalankan operasional. “Dalam operasional kami tidak melihat kekurangan kami sendiri sehingga rekan-rekan media lah yang bisa mengingatkan kami,” ujarnya.
Ia turut menjelaskan visi PT Gag Nikel untuk menjadi perusahaan berbasis mineral nikel yang bersandar global dengan prinsip keberlanjutan.

