Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa investasi di sektor minyak dan gas (migas) serta mineral dan batu bara (minerba) Indonesia meningkat pada 2024. Kenaikan ini menunjukkan bertambahnya aliran modal ke sektor energi fosil dan pertambangan sepanjang tahun tersebut.
Dalam laporan yang sama, investasi pada sektor energi baru dan terbarukan (EBT) juga tercatat naik. Namun, nilainya masih tergolong sangat minim bila dibandingkan dengan besaran investasi yang masuk ke migas dan minerba.
Data ini menegaskan bahwa meski EBT mengalami pertumbuhan investasi, porsi dan skala pendanaannya masih jauh tertinggal dari investasi pada sektor energi fosil.

