Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel menggelar latihan kesiapsiagaan militer sebagai persiapan menghadapi ancaman potensi agresi dari Amerika Serikat (AS). Kegiatan tersebut disebut sebagai langkah untuk memastikan kesiapan pertahanan negara.
Latihan ini digelar di tengah meningkatnya kekhawatiran di Kuba terhadap kemungkinan tindakan agresif dari AS. Pemerintah Kuba menilai kesiapsiagaan militer diperlukan untuk mengantisipasi berbagai skenario yang dapat mengganggu keamanan nasional.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai skala, lokasi, maupun bentuk latihan yang dilakukan. Namun, agenda tersebut ditekankan sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan negara menghadapi potensi ancaman eksternal.

