Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan peluang penurunan suku bunga acuan atau BI Rate masih terbuka. Namun, ruang untuk menurunkan suku bunga tersebut bergantung pada perkembangan inflasi.
Perry menegaskan bahwa arah kebijakan suku bunga akan mempertimbangkan kondisi inflasi, sejalan dengan sasaran yang ditetapkan BI. Untuk periode 2026 hingga 2027, BI menargetkan inflasi pada level 2,5% dengan kisaran toleransi plus minus 1%.
Dengan target tersebut, keputusan terkait perubahan BI Rate akan menyesuaikan dinamika inflasi ke depan.

