Seorang pengusaha muda asal Kabupaten Fakfak, Albayan Iha, terus mengembangkan usaha ternak sapi yang dijalankannya di Kampung Bumi Moroh Indah, Distrik Bomberai. Usaha peternakan tersebut telah ia tekuni selama belasan tahun sejak menetap di kampung itu.
Saat ditemui, Albayan menyampaikan bahwa saat ini ia memiliki 30 ekor sapi ternak. Ia menilai perjalanan membangun usaha tidak selalu berjalan mudah, karena berbagai tantangan dan rintangan kerap muncul dalam prosesnya.
“Dalam dunia usaha tidak ada jalan yang benar-benar mulus, ada jatuh bangunnya,” ujar Albayan. Menurutnya, ketekunan dan kesabaran menjadi kunci untuk menghadapi kendala. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan kegagalan sebagai pelajaran agar bisa bangkit dan terus mencoba.
Albayan menuturkan bahwa pada masa awal merintis, hambatan yang dihadapi cukup banyak. Namun, ia memilih untuk tidak mudah putus asa dan menjalani proses pengembangan usaha secara bertahap.
Untuk pemasaran, Albayan mengatakan tidak mengalami kesulitan berarti. Permintaan sapi biasanya meningkat menjelang hajatan masyarakat serta perayaan Hari Raya Idul Adha setiap tahun.
Terkait harga, ia menjelaskan bahwa nilai jual sapi ditentukan berdasarkan ukuran dan jenis kelamin. Penetapan harga dilakukan melalui negosiasi dengan pembeli hingga mencapai kesepakatan.

