Investor global memasuki Kamis, 30 Oktober, dengan sikap lebih berhati-hati setelah pergerakan volatil di pasar keuangan pada Rabu. Fokus utama beralih ke pengumuman kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB), sementara kalender ekonomi Eropa juga akan menampilkan rilis awal pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga untuk Jerman dan Zona Euro.
Di Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin (bp) ke kisaran 3,75%-4%, sesuai ekspektasi pasar, setelah pertemuan kebijakan Oktober. The Fed juga menyatakan akan mengakhiri penarikan neraca agregat pada 1 Desember, serta mulai menginvestasikan seluruh pembayaran pokok sekuritas berbasis hipotek ke surat utang negara mulai tanggal tersebut.
Dalam konferensi pers setelah rapat, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember “jauh dari kepastian”. Ia menilai prospek ketenagakerjaan dan inflasi tidak banyak berubah sejak pertemuan September, serta menekankan perlunya mengelola risiko inflasi yang lebih persisten.
Seiring respons pasar terhadap keputusan The Fed, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik lebih dari 2% dan menembus 4% pada Rabu. Penguatan imbal hasil ini mendorong Indeks Dolar AS menguat 0,4% secara harian. Pada awal Kamis, indeks dolar bergerak konsolidatif di atas 99,00, sementara indeks saham berjangka AS diperdagangkan bervariasi.
Data pergerakan mingguan menunjukkan dolar AS menjadi yang terkuat terhadap pound sterling dalam periode tersebut.
Dari Asia, Bank of Japan (BoJ) mempertahankan pengaturan kebijakan moneternya pada Oktober, sejalan dengan perkiraan pasar. BoJ kembali menegaskan akan terus menaikkan suku bunga kebijakan apabila ekonomi dan harga bergerak sesuai proyeksi. Gubernur BoJ Kazuo Ueda mengatakan pihaknya ingin mengambil waktu lebih lama untuk melihat dampak tarif AS terhadap ekonomi Jepang, serta menambahkan tidak ada pandangan yang sudah ditetapkan mengenai waktu kenaikan suku bunga berikutnya. Pasangan USD/JPY menguat pada sesi Eropa dan diperdagangkan di level tertinggi sejak Februari, mendekati 153,50.
Di Amerika Utara, USD/CAD sempat turun ke level terendah bulanan baru di bawah 1,3900 pada awal sesi Amerika Rabu, sebelum berbalik arah dan menutup hari nyaris tidak berubah. Pada awal Kamis, pasangan ini bergerak relatif tenang dalam kisaran sempit di bawah 1,3950. Dalam perkembangan terpisah, Bank of Canada (BoC) menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 25 bp menjadi 2,25%.
Di Eropa, ECB diperkirakan mempertahankan suku bunga kunci. Pasar akan mencermati pernyataan Presiden ECB Christine Lagarde untuk menilai kemungkinan penurunan suku bunga pada pertemuan terakhir tahun ini. Setelah turun lebih dari 0,4% pada Rabu, EUR/USD berbalik menguat dan diperdagangkan di atas 1,1600.
Sementara itu, GBP/USD melanjutkan pelemahan pada sesi Amerika Rabu hingga menyentuh level terendah dua bulan di bawah 1,3150. Pada Kamis pagi waktu Eropa, pasangan ini cenderung stabil di sekitar 1,3200.
Di pasar komoditas, emas mencatat penutupan negatif untuk hari perdagangan keempat berturut-turut pada Rabu. Namun pada awal Kamis, XAU/USD bergerak menguat dan naik hampir 1% pada hari itu, diperdagangkan di sekitar US$3.970.

