Pameran Musim Semi 2026 resmi dibuka pada pagi hari, 2 Februari. Usai upacara pembukaan, pameran langsung dipadati pengunjung yang datang untuk melihat-lihat dan berbelanja. Sejumlah stan dilaporkan telah menyelesaikan persiapan, baik dari sisi ketersediaan barang, personel, maupun rencana layanan bagi konsumen di Hanoi dan wisatawan.
Salah satu peserta, Koperasi Teh Kuno Ta Xua (Yen Bai), menampilkan beragam produk teh seperti teh putih, teh hitam, teh hijau berbentuk pelet, dan teh kuning berbentuk pelet. Anggota koperasi dari etnis Mong, Cao Le Thi Binh Minh, menjelaskan bahwa produk teh tersebut diolah dalam bentuk pelet dengan takaran satu pelet untuk satu cangkir. Ia menyebut proses produksinya rumit dan sepenuhnya dikerjakan dengan tangan, termasuk pembentukan setiap pelet.
Menurutnya, daya tarik utama stan mereka adalah teh San Tuyet yang berasal dari wilayah pegunungan dataran tinggi. Area bahan baku ditetapkan sekitar 3.200 pohon teh kuno. Teh Ta Xua tumbuh di ketinggian sekitar 2.800 meter di atas permukaan laut, kemudian diproses dan digulung manual di wajan menggunakan kayu bakar. Ia mengatakan, kondisi ketinggian dan kabut khas membuat teh memiliki rasa manis lembut di tenggorokan saat dinikmati.
Binh Minh berharap pengembangan teh Ta Xua dapat berkontribusi pada peningkatan kehidupan masyarakat setempat. Selama pameran, koperasi juga memperoleh dukungan dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan, termasuk fasilitas ruang stan gratis. Dengan harga yang disebut terjangkau bagi konsumen, koperasi menargetkan produk mereka dapat dikenal lebih luas untuk mendorong pembangunan berkelanjutan serta mendukung mata pencaharian warga.
Dari Thai Nguyen, Direktur Koperasi Teh La Bang, Hua Van Thinh, menyatakan telah mengikuti sejumlah program promosi perdagangan yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, seperti Pameran Musim Gugur, A80, dan kini Pameran Musim Semi. Ia menilai pengalaman tersebut membantu memperkenalkan citra dan produk khas yang mencerminkan identitas Thai Nguyen kepada pengunjung, sehingga ia menaruh harapan tinggi agar Pameran Musim Semi 2026 membawa terobosan yang signifikan.
Selain teh, koperasi itu juga membawa berbagai produk pertanian dan produk OCOP (Satu Komune Satu Produk) khas Thai Nguyen. Thinh mengatakan, target mereka adalah memperluas basis pelanggan dan mencari mitra ekspor agar produk pertanian provinsi tersebut dapat dipasarkan lebih luas.
Ia menambahkan, saat ini Koperasi Teh La Bang masih berfokus pada konsumsi domestik. Untuk ekspor, mereka menilai perlu pengembangan area bahan baku dan peningkatan kualitas agar memenuhi standar internasional. Ke depan, koperasi berencana berinvestasi untuk ekspor, sembari menyelesaikan pengajuan OCOP bintang 5.
Sementara itu, Direktur Thuy Long Trading and Service Company Limited, Bui Tuan Long, menyebut Pameran Musim Semi 2026 menjadi pengalaman pertama perusahaannya mengikuti pameran dagang tingkat nasional. Perusahaan membawa produk susu, terutama susu kerbau dan bir susu fermentasi, serta produk kacang-kacangan dari berbagai provinsi, termasuk Quang Nam.
Long mengatakan produk susu kerbau perusahaannya telah tersedia di sejumlah toko AEON di Hanoi, yakni AEON Long Bien dan Ha Dong, serta direncanakan diperluas ke AEON Hai Phong. Susu tersebut disebut berasal dari kerbau Mura yang berasal dari India, Pakistan, dan Tiongkok. Ia menjelaskan kerbau dipelihara dalam sistem tertutup dengan prosedur ketat, termasuk dimandikan dua kali sehari dan diperdengarkan musik selama 30 menit.
Adapun bir susu yang dibawa ke pameran disebut dibuat dari susu fermentasi untuk merangsang pencernaan dan ditujukan bagi anak-anak usia 3 tahun ke atas. Long menyatakan perusahaannya berharap pameran ini dapat membantu memperkenalkan produk dan merek mereka kepada publik.
Dari sisi pemerintah daerah, Direktur Pusat Promosi Perdagangan Departemen Perindustrian dan Perdagangan Thanh Hoa, Hoang Xuan Phong, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pameran Musim Semi pertama pada 2026 merupakan bagian dari tugas yang diarahkan oleh Perdana Menteri dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Setelah menerima dokumen panduan, Komite Rakyat Provinsi Thanh Hoa menugaskan Departemen Perindustrian dan Perdagangan untuk memimpin serta berkoordinasi dengan departemen, lembaga, dan unit terkait guna memfokuskan pelaksanaan program tersebut.

