BERITA TERKINI
OJK Dorong Peran Lebih Besar Sektor Jasa Keuangan bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

OJK Dorong Peran Lebih Besar Sektor Jasa Keuangan bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dapat ditingkatkan. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, jajaran dewan komisioner OJK yang baru akan segera menggelar rapat untuk membahas langkah optimalisasi peran sektor tersebut sekaligus mendukung program prioritas pemerintah.

“Setelah ini kami akan Rapat Dewan Komisioner bagaimana kita lebih mengoptimalkan bagaimana kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung program prioritas pemerintah,” kata Friderica dalam konferensi pers Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Friderica menyampaikan, agenda prioritas OJK ke depan mencakup pengawasan terintegrasi dan perizinan terintegrasi. Selain itu, OJK juga akan melakukan pendalaman pasar sektor keuangan.

Menurut dia, sektor keuangan agar dapat berkontribusi penuh terhadap perekonomian nasional tidak bisa hanya bergantung pada perbankan. Kontribusi juga perlu didorong dari sektor-sektor lain sehingga sektor jasa keuangan dapat menjadi pendorong pertumbuhan.

Di sisi lain, Friderica menegaskan upaya tersebut diharapkan berjalan tanpa mengorbankan perlindungan konsumen dan masyarakat. OJK juga menyatakan akan menyelesaikan kasus-kasus yang ada di sektor keuangan.

“Kami juga akan melakukan sinergi dan kolaborasi untuk perekonomian Indonesia yang semakin baik ke depan,” ujar Friderica, yang akrab disapa Kiki.

Ia mengakui mandat yang diemban OJK ke depan besar dan dijalankan dalam situasi yang tidak mudah. Namun, jajaran anggota dewan komisioner berharap kepemimpinan baru dapat membawa sektor jasa keuangan semakin maju.

“Target kita adalah menjaga sistem keuangan Indonesia,” kata dia.

Selain menjaga stabilitas, OJK juga berharap dapat memulihkan kepercayaan publik, terutama dari sisi pasar modal.