BERITA TERKINI
Netcore: Agen AI Otonom Diprediksi Mengambil Alih Eksekusi Pemasaran pada 2026

Netcore: Agen AI Otonom Diprediksi Mengambil Alih Eksekusi Pemasaran pada 2026

Netcore Cloud merilis laporan bertajuk Netcore Agentic Predictions 2026 yang memprediksi agen AI otonom akan mengubah lanskap pemasaran dan perdagangan digital dalam 12 hingga 24 bulan ke depan. Laporan tersebut menilai industri tengah memasuki fase transisi, dari sekadar eksperimen AI generatif menuju penerapan sistem agentik dalam skala besar.

Menurut Netcore, perubahan ini akan memengaruhi cara perusahaan menjalankan pemasaran, mengelola pertumbuhan, hingga memperkuat akuntabilitas hasil bisnis. Analisis laporan disusun dengan merujuk riset industri dari Gartner, Forrester, McKinsey, Anthropic, dan HubSpot, serta wawasan operasional Netcore dari perusahaan global.

Laporan itu menyebut pemasaran agentik konsumen pada periode ini akan ditandai oleh beberapa tren utama, antara lain adopsi sistem multi-agen, kemunculan konsep Brand Twins, perdagangan agentik, meningkatnya keterbatasan perhatian manusia, serta pergeseran menuju model penetapan harga berbasis hasil.

Salah satu temuan kunci adalah bergesernya penggunaan asisten AI yang berdiri sendiri ke sistem multi-agen yang terorkestrasi. Sistem ini diproyeksikan mencakup seluruh siklus pemasaran, mulai dari pembuatan konten, segmentasi pelanggan, pengambilan keputusan, hingga optimisasi dan analitik.

Anthropic mencatat sistem multi-agen dapat mengungguli arsitektur agen tunggal hingga 90,2% dalam menangani tugas kompleks. Sementara itu, Forrester melaporkan 56% organisasi mengalami peningkatan skalabilitas setelah mengadopsi pendekatan multi-agen.

Laporan tersebut juga mengenalkan konsep Brand Twins, yakni agen AI brand yang selalu aktif dan dirancang untuk memahami konsumen secara individual. Pendekatan ini diposisikan sebagai respons terhadap menurunnya perhatian konsumen terhadap konten.

Data HubSpot yang dikutip dalam laporan menunjukkan 73% konsumen hanya membaca sekilas konten. Riset Samba Recovery juga mencatat rata-rata rentang perhatian manusia berada pada 8,25 detik.

Di sektor perdagangan digital, Netcore menilai eCommerce akan menjadi industri pertama yang merasakan dampak signifikan dari AI agentik. Gartner memproyeksikan agen AI akan memengaruhi 20% transaksi eCommerce global pada 2030.

Laporan ini turut memprediksi munculnya perdagangan agent-to-agent, yaitu skenario ketika agen brand dan agen konsumen bernegosiasi secara real time terkait harga, promosi, dan rekomendasi produk.

Di sisi lain, laporan menyoroti tantangan adopsi teknologi pemasaran, khususnya terkait biaya dan kompleksitas tumpukan martech. Disebutkan 55% pemasar tidak puas dengan nilai yang diperoleh dari investasi martech, sementara hampir seluruh pemasar dinilai belum memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.

Kondisi tersebut mendorong prediksi pergeseran menuju model penetapan harga berbasis hasil, di mana brand membayar berdasarkan metrik terukur seperti konversi dan pendapatan.

Perubahan juga diperkirakan terjadi pada peran kepemimpinan pemasaran. Gartner disebut mencatat 65% Chief Marketing Officer (CMO) percaya AI akan secara fundamental mengubah peran mereka dalam dua tahun ke depan, dengan fokus bergeser ke pengawasan orkestrasi AI dan kepemilikan langsung atas hasil pertumbuhan.

Founder dan Managing Director Netcore Cloud Rajesh Jain menyatakan fokus industri pemasaran akan bergeser dari pembuktian kemampuan teknologi ke pencapaian hasil bisnis yang nyata. Ia menilai, ketika agen AI otonom mengambil alih eksekusi, tantangan utama pemasaran bukan lagi teknologi, melainkan perhatian, hasil, dan akuntabilitas.