BERITA TERKINI
Neta Auto Indonesia Pastikan Produksi, Layanan Purna Jual, dan Suku Cadang Tetap Aman di Tengah Restrukturisasi Hozon Auto

Neta Auto Indonesia Pastikan Produksi, Layanan Purna Jual, dan Suku Cadang Tetap Aman di Tengah Restrukturisasi Hozon Auto

Neta Auto Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait proses restrukturisasi yang sedang dijalani perusahaan induknya, Hozon Auto. Perusahaan menegaskan, meski restrukturisasi tersebut berdampak pada operasional di sejumlah negara, layanan kepada konsumen dan mitra di Indonesia tetap menjadi prioritas.

Dalam keterangannya, Neta menyebut restrukturisasi Hozon Auto berjalan lancar dan tertib sesuai peraturan yang berlaku. Proses ini ditargetkan rampung pada pertengahan 2026, dan setelahnya Neta Indonesia menyatakan akan kembali melayani konsumen dengan tampilan serta semangat baru.

Selama masa transisi, Neta Indonesia menyatakan tetap fokus mengembangkan bisnis dan memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan listrik. Namun, perusahaan mengakui kemungkinan adanya penyesuaian pada jaringan dealer serta lini produksi yang dapat terjadi pada 2026.

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen apabila penyesuaian tersebut menimbulkan ketidaknyamanan. Untuk menjaga kemudahan akses layanan, Neta Indonesia turut memperbarui daftar outlet layanan purna jual resmi yang saat ini aktif melayani pelanggan.

Outlet yang disebutkan antara lain Otoklix dengan cakupan layanan di berbagai kota di Indonesia, serta ANMA Mobil yang beralamat di Jl. KH. Hasyim Ashari No.44, RT001/RW002, Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Perusahaan menyatakan outlet lainnya akan ditambahkan secara bertahap.

Menjawab kekhawatiran konsumen, Neta Indonesia juga menegaskan ketersediaan suku cadang dalam kondisi aman. Perusahaan memastikan tidak ada perubahan pada kebijakan garansi, dan seluruh klaim garansi akan tetap dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui pernyataan tersebut, Neta Auto Indonesia berharap dapat menjaga kepercayaan konsumen dan mitra, sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis di tengah proses restrukturisasi global yang sedang berlangsung.