Musyawarah Kota (Mukota) IX Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Yogyakarta digelar di Ballroom Hotel Fortuna Suites Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (19/1/2026) pukul 09.00 WIB. Kapolresta Yogyakarta diwakili oleh Kapolsek Pakualaman, AKP Margono, S.H., M.A.P., turut menghadiri kegiatan tersebut.
Mukota IX Kadin Kota Yogyakarta secara resmi dibuka oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mukota dan berharap kepengurusan Kadin yang baru lebih fokus pada substansi tujuan organisasi dibandingkan persoalan struktur.
Hasto juga mendorong Kadin Kota Yogyakarta untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, terutama dalam menggandeng Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna merebut pangsa pasar lokal serta meningkatkan jumlah pengusaha baru di Kota Yogyakarta. Ia menargetkan pertumbuhan pengusaha mencapai sekitar 4 persen dan meminta hal tersebut menjadi perhatian kepengurusan Kadin ke depan.
“Harapan kami Kadin lebih sibuk memikirkan substansi daripada struktur, sehingga tujuan utama Kadin untuk membawa kemajuan masyarakat Kota Yogyakarta, terutama dalam perdagangan, industri, dan UMKM, dapat terwujud,” ujar Hasto.
Wali Kota mencontohkan potensi pasar lokal yang besar, termasuk kebutuhan hotel-hotel di Kota Yogyakarta yang jumlahnya mencapai ratusan unit. Menurutnya, kebutuhan seperti sandal hotel, sabun, hingga palm sugar dapat dipenuhi oleh produk UMKM lokal. Ia menilai langkah konkret semacam itu dapat menjadi ukuran keberhasilan Kadin dalam mendukung ekonomi kerakyatan.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Yogyakarta periode 2020—2025, Aji Karnanto, menyampaikan bahwa meskipun masa kepengurusan berakhir pada 15 Desember 2025, Mukota IX baru dapat dilaksanakan pada 19 Januari 2026. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dan menegaskan komitmen Kadin Kota Yogyakarta untuk terus berperan membangun perekonomian masyarakat melalui kerja sama dengan pemerintah, swasta, lembaga kemasyarakatan, dan perguruan tinggi.
Panitia Pelaksana Mukota IX Kadin Kota Yogyakarta, Trijuni Suasono, mengatakan Mukota kali ini mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha melalui Penguatan Kadin Kota Yogyakarta untuk UMKM Berdaya Saing.” Dalam Mukota tersebut terdapat dua kandidat calon Ketua Kadin Kota Yogyakarta periode mendatang, yakni Cahyo Baroto dan Eko Sutrisno.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta Yogyakarta yang diwakili oleh Kapolsek Jetis menyampaikan dukungan Polri terhadap kegiatan Mukota Kadin sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang sehat dan berkelanjutan. Ia menekankan stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai faktor penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.
“Kami dari Polresta Yogyakarta mendukung sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan UMKM. Stabilitas keamanan dan ketertiban merupakan faktor penting dalam mendukung iklim usaha yang kondusif. Dengan situasi kamtibmas yang aman, kami berharap kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM di Kota Yogyakarta, dapat terus berkembang,” ujarnya.
Selama kegiatan Mukota IX Kadin Kota Yogyakarta berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

