BERITA TERKINI
Metro Ho Chi Minh City Jalur 2 Senilai Lebih 55.000 Miliar VND Mulai Tahap Survei Intensif, Pekerjaan Dikebut untuk Target 2030

Metro Ho Chi Minh City Jalur 2 Senilai Lebih 55.000 Miliar VND Mulai Tahap Survei Intensif, Pekerjaan Dikebut untuk Target 2030

Proyek Metro Jalur 2 (Ben Thanh–Tham Luong) Kota Ho Chi Minh dengan total investasi lebih dari 55.000 miliar VND memasuki tahap pelaksanaan lapangan yang lebih intensif setelah upacara peletakan batu pertama pada 15 Januari 2026. Badan Pengelola Kereta Api Perkotaan Kota Ho Chi Minh (MAUR) bersama para kontraktor memusatkan pekerjaan pada survei geologi, termasuk pengeboran yang dilakukan bergiliran hingga malam hari, sebagai dasar teknis untuk penggalian terowongan dan pembangunan stasiun bawah tanah.

Pekerjaan survei saat ini difokuskan di dua titik strategis, yakni stasiun S5 (Le Thi Rieng) dan stasiun S10 (Pham Van Bach). Kedua stasiun tersebut dipilih sebagai lokasi kunci untuk penempatan Tunnel Boring Machine (TBM) pada tahap berikutnya. Pengeboran eksplorasi dilakukan untuk mengambil sampel tanah yang dibutuhkan dalam perancangan dinding penahan, lubang galian, serta penentuan parameter teknis bagi mesin bor terowongan.

Kepala MAUR, Phan Cong Bang, menyatakan masa konstruksi proyek ini direncanakan selama 57 bulan untuk seluruh jalur. Untuk mengejar target penyelesaian pada 2030, survei lokasi harus segera dilakukan tanpa jeda setelah peletakan batu pertama. Tekanan tenggat waktu, menurutnya, membuat para insinyur dan pekerja menjalankan operasi mesin secara berkelanjutan melalui sistem giliran, termasuk pada hari-hari menjelang Tet (Tahun Baru Imlek).

Direktur Badan Manajemen Proyek 2 di bawah MAUR, Vu Van Vinh, menjelaskan bahwa sekitar 500 lubang bor tambahan akan dibuat untuk menilai lapisan geologi secara rinci di sepanjang rute. Hasil awal menunjukkan kondisi geologi Jalur Metro 2 relatif stabil. Lapisan tanah pada area yang direncanakan untuk lintasan TBM disebut didominasi lempung berpasir, dengan karakteristik yang dinilai serupa dengan Jalur Metro 1, sehingga dipandang mendukung pembangunan terowongan bawah tanah.

Survei di stasiun S5 dan S10 ditargetkan selesai pada akhir Januari 2026 dan menjadi dasar untuk menyelesaikan desain pada Maret 2026. Pada awal April 2026, MAUR berencana memulai pembangunan dinding penahan dan pekerjaan penggalian. Setelah sekitar satu tahun, ketika lubang galian siap, TBM berukuran besar akan diturunkan untuk memulai pengeboran terowongan.

Untuk strategi pengerjaan, di stasiun Le Thi Rieng direncanakan dua TBM dikerahkan: satu mengarah ke stasiun Ben Thanh dan satu lagi menuju stasiun Tham Luong. Sementara itu, di stasiun Pham Van Bach, dua TBM akan difokuskan menuju stasiun Ben Thanh guna mengoptimalkan kemajuan konstruksi antarsegmen.

Jalur Metro 2 (Ben Thanh–Tham Luong) diproyeksikan menjadi tulang punggung transportasi baru Kota Ho Chi Minh dan diharapkan membantu mengurangi tekanan lalu lintas pada koridor utama seperti Cach Mang Thang Tam dan Truong Chinh. MAUR menyebut pekerjaan akan terus dikejar dari minggu ke minggu dan hari ke hari, dengan catatan informasi proyek dapat berubah mengikuti penyesuaian perencanaan serta perkembangan pelaksanaan di lapangan.