Mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Nusantara 2, Jakarta Barat, pada 28 November 2025. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui edukasi kepada pelajar, khususnya siswa-siswi jurusan akuntansi, dengan metode diskusi interaktif dan komunikasi dua arah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya literasi keuangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Materi yang dibahas menyoroti kondisi masyarakat yang memasuki era cashless society, ketika transaksi keuangan semakin banyak dilakukan tanpa uang tunai, melainkan melalui dompet digital, QRIS, mobile banking, serta berbagai aplikasi pembayaran.
Generasi Z, sebagai kelompok yang tumbuh dan akrab dengan teknologi digital, dinilai menjadi generasi yang paling dekat dengan sistem pembayaran non-tunai. Namun, kemudahan transaksi juga menghadirkan tantangan, terutama dalam membangun kebiasaan menabung dan mengelola keuangan secara bijak.
Melalui PKM ini, mahasiswa memberikan edukasi tentang literasi keuangan yang bertujuan membantu pelajar mengatur uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membentuk kebiasaan menabung sejak dini. Sejumlah materi yang disampaikan mencakup pentingnya menabung bagi masa depan, manfaat menabung dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan umum dalam kebiasaan menabung, serta cara mengelola keuangan di era cashless society.
Dalam pemaparan materi, menabung dijelaskan tidak hanya sebagai kegiatan menyimpan uang, tetapi juga sebagai cerminan kemampuan mengontrol perilaku konsumtif dan mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa depan. Kebiasaan tersebut disebut sebagai bagian penting dari manajemen keuangan pribadi, terutama bagi generasi muda.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Kebiasaan Menabung Generasi Z di Era Cashless Society.” Melalui edukasi yang diberikan, mahasiswa berharap program tersebut dapat meningkatkan kesadaran siswa-siswi SMK Nusantara 2 mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik di era digital, sekaligus menjadi bekal untuk membangun kebiasaan menabung dan pengelolaan keuangan yang lebih bijak.

