BERITA TERKINI
MAN Nurul Jadid Gelar Pengabdian Alumni UI Selama Lima Hari, Bahas Strategi Kuliah hingga Penguatan Karakter

MAN Nurul Jadid Gelar Pengabdian Alumni UI Selama Lima Hari, Bahas Strategi Kuliah hingga Penguatan Karakter

Program Unggulan IPA (UI) Madrasah Aliyah Nurul Jadid (MANJ) menggelar agenda tahunan Pengabdian Alumni (PA) sebagai upaya memberi edukasi seputar dunia perkuliahan sekaligus mempererat silaturahmi antara siswa dan alumni. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, Selasa (20/01/2026) hingga Sabtu (24/01/2026), dan dipusatkan di kelas Program UI.

Pelaksanaan PA tahun ini disebut berlangsung di tengah keterbatasan sumber daya manusia. Sejumlah panitia berhalangan hadir karena bertepatan dengan ujian kampus serta kegiatan lain yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, rangkaian acara tetap berjalan dengan berbagai dinamika dan tantangan selama pelaksanaan.

Pembukaan kegiatan dilaksanakan di dua lokasi. Kepanitiaan putra memilih Aula 2 Pondok Pesantren Nurul Jadid, sedangkan kepanitiaan putri menggelar pembukaan di Aula Mini MANJ. Panitia menyebut pendanaan kegiatan tahunan ini sepenuhnya berasal dari sumbangan para alumni UI. Usai pembukaan, agenda dilanjutkan dengan talk show yang menghadirkan alumni untuk berbagi motivasi dan wawasan kepada siswa.

Materi PA kemudian disampaikan pada sesi siang dan malam dengan fokus berbeda sesuai jenjang kelas. Untuk siswa kelas 3, materi diarahkan pada persiapan memasuki dunia perkuliahan, meliputi pembelajaran literasi numerasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), pendalaman pemilihan jurusan, serta bimbingan pembuatan makalah, jurnal, dan laporan praktikum.

Sementara itu, siswa kelas 1 dan 2 mendapatkan materi yang menitikberatkan pada pembentukan dan penempaan karakter, seperti public speaking, perencanaan masa depan (future plan), serta pengenalan dan pemahaman karakter diri (knowing your own character).

Ketua panitia, Mohammad Wildan Dhulfahmi, mengatakan persiapan kegiatan membutuhkan waktu cukup panjang. “Kami memulainya sejak bulan Juli. Tidak hanya menyusun konsep acara, tetapi juga mempersiapkan proposal dan surat rekomendasi kegiatan. Sempat menemui beberapa kendala, namun alhamdulillah kegiatan ini telah disetujui oleh pihak pesantren,” ujarnya.

Wakil Ketua Panitia, Kamelia Anaimah Maksum, menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan relatif berjalan lancar, meski ada tantangan pada sisi akomodasi. “Acara yang kami garap ini hampir tidak menemui rintangan berarti. Hanya saja kami perlu usaha lebih karena keterbatasan akomodasi kendaraan,” katanya.

Menjelang penutupan, panitia menggelar sejumlah agenda, termasuk penganugerahan kepada siswa kelas 3 dengan nilai try out UTBK tertinggi. Program UI juga menyerahkan sertifikat kepada siswa dengan peringkat teratas dalam Ujian Evaluasi Semester Asrama (ESA). Pada kesempatan yang sama, Kepala Wilayah Putra Pusat, Achmad Fais Ghozali, membacakan surat keputusan pemindahan jabatan Kepala Asrama UI yang turut dihadiri Kepala Program UI.

Salah satu siswa kelas akhir, Fadel Rafid Alawy, mengaku bersyukur dengan adanya PA karena memperoleh tambahan pengetahuan mengenai dunia perkuliahan melalui diskusi bersama alumni. “Saya sangat senang karena bisa mendapatkan tambahan informasi dari mereka,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap PA memberi kontribusi positif bagi siswa, khususnya kelas akhir, dalam mematangkan rencana setelah lulus. Di sisi lain, siswa kelas 1 dan 2 diharapkan dapat mempersiapkan diri lebih dini untuk perjalanan pendidikan dan karier setelah menyelesaikan pendidikan di MANJ.