Perkembangan era digital yang kian cepat membuat pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) menghadapi tantangan baru terkait penggunaan teknologi dan pengelolaan keuangan. Akses internet yang semakin mudah tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga membuka peluang munculnya perilaku konsumtif, paparan investasi ilegal, hingga maraknya judi online yang kini semakin mudah dijangkau anak usia sekolah.
Minimnya pemahaman mengenai keuangan digital dinilai dapat membuat pelajar rentan mengambil keputusan yang keliru, baik dalam menggunakan uang saku maupun memanfaatkan teknologi. Jika tidak dibekali literasi keuangan sejak dini, kondisi tersebut dikhawatirkan membentuk pola pikir yang kurang sehat dan berdampak jangka panjang. Karena itu, edukasi keuangan yang dikaitkan dengan pendekatan sains sosial dipandang penting untuk menumbuhkan kesadaran finansial di lingkungan sekolah.
Merespons kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Literasi Keuangan Digital Berbasis Sains Sosial: Membangun Kesadaran Investasi Dini dan Anti Judi Online”. Kegiatan ini diketuai oleh Izzaty Azzahra Zahira dengan bimbingan dosen pendamping Asih Handayani.
PKM dilaksanakan pada Rabu, 19 November 2025, di SMP Negeri 18 Tangerang Selatan. Sasaran utamanya adalah siswa-siswi SMP agar dapat memahami pentingnya pengelolaan keuangan serta penggunaan teknologi digital secara bijak sejak usia dini.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti materi dengan antusias dan aktif berinteraksi dengan pemateri. Penyuluhan dikemas dalam suasana santai dan komunikatif agar materi lebih mudah dipahami serta dekat dengan kehidupan sehari-hari pelajar.
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan keuangan digital, cara sederhana mengatur uang saku, pemahaman dasar mengenai investasi yang aman, serta penjelasan tentang bahaya dan dampak negatif judi online, termasuk risiko hukum dan sosial yang dapat ditimbulkan. Penyampaian materi disesuaikan dengan usia peserta agar tidak terasa berat, namun tetap memiliki nilai edukatif.
Pihak SMP Negeri 18 Tangerang Selatan menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi mahasiswa Universitas Pamulang. Sekolah berharap edukasi serupa dapat membantu siswa membangun kebiasaan positif dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa PKM, dosen pembimbing, dan siswa-siswi sebagai dokumentasi pelaksanaan program. Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap para siswa SMP Negeri 18 Tangerang Selatan dapat memiliki kesadaran finansial sejak dini, terhindar dari pengaruh negatif dunia digital, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan bijak menghadapi tantangan ke depan.

