Lima saham tercatat masuk jajaran top losers pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. Kelimanya ditutup turun dua digit dan berakhir menyentuh auto rejection bawah (ARB). Tekanan jual terjadi bersamaan dengan meningkatnya nilai transaksi serta frekuensi perdagangan.
Saham PT Pakuan Tbk (UANG) menjadi salah satu yang turun paling dalam. Saham milik Happy Hapsoro ini ditutup di level 6.375, melemah 15,00 persen dari penutupan sebelumnya sekaligus berada di batas ARB hari itu. Nilai transaksi UANG tercatat Rp20,62 miliar dengan volume 31,83 ribu lot dan frekuensi 2.198 kali. Data perdagangan menunjukkan investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp641,39 juta. Pergerakan harga terjadi cepat pada awal sesi, dari pembukaan 6.650 lalu melemah hingga menyentuh ARB di 6.375, dengan antrean jual terkonsentrasi di harga penutupan.
Tekanan jual juga menimpa saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS). Saham ini ditutup turun 14,95 persen ke level 165, yang merupakan batas ARB. Nilai transaksi KIOS mencapai Rp6,61 miliar dengan volume 398,08 ribu lot dan frekuensi 2.511 kali. Investor asing membukukan pembelian bersih Rp248,08 juta. Sejak awal perdagangan, KIOS dibuka di 165 dan langsung terkunci di ARB hingga penutupan, dengan antrean jual mendominasi di level tersebut.
Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) turut masuk daftar top losers setelah ditutup di level 9.175 atau turun 14,85 persen, yang juga menjadi batas ARB. Nilai transaksi PTRO mencapai Rp2,54 triliun dengan volume 2,71 juta lot dan frekuensi perdagangan 95.321 kali. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp58,69 miliar. Pada sesi pagi, pergerakan harga PTRO sempat fluktuatif dari pembukaan 10.225 sebelum melemah dan menyentuh ARB di 9.175, dengan antrean jual menumpuk di harga penutupan.
Penurunan dua digit juga dialami saham PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP). Saham ini ditutup turun 14,60 persen ke level 585 dan berakhir di batas ARB. Nilai transaksi PUDP tercatat Rp3,20 miliar dengan volume 53,38 ribu lot dan frekuensi 1.618 kali. Investor asing membukukan pembelian bersih Rp132,61 juta. Harga PUDP dibuka di 645 lalu melemah hingga terkunci di ARB pada 585, dengan antrean jual dominan di level penutupan.
Daftar top losers dilengkapi oleh saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA). Saham ZATA ditutup turun 14,52 persen ke level 106, yang menjadi batas ARB pada perdagangan Jumat. Nilai transaksi ZATA mencapai Rp55,16 miliar dengan volume 5,02 juta lot serta frekuensi 37.626 kali. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp403,05 juta. Sepanjang sesi, saham ini bergerak aktif dari pembukaan 129 sebelum melemah dan menyentuh ARB di 106, dengan antrean jual terkonsentrasi di rentang harga penutupan.

